Penyuluh Agama Islam KUA Purwareja Klampok terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam penguatan mental dan spiritual. Salah satu bentuk nyata kegiatan tersebut adalah pelaksanaan Bimbingan Rohani Islam (Bimrokhis) yang rutin digelar setiap hari Jum’at pagi di Puskesmas Purwareja Klampok 1.
Kegiatan ini diikuti oleh pasien rawat inap, keluarga pasien yang sedang menunggu, serta tenaga medis yang bertugas. Dengan pendekatan yang disebut TUYUL (Tekun, Ulet, Yakin, Usaha, Lancar), penyuluh agama menyampaikan bimbingan yang bersifat menenangkan, membangun optimisme, dan menumbuhkan ketenangan jiwa di tengah ujian sakit.
Layanan Rohani untuk Menguatkan Mental Pasien
Program Bimrokhis merupakan salah satu bentuk pelayanan spiritual dari Kementerian Agama melalui KUA yang bertujuan untuk membantu pasien secara batiniah dalam proses pemulihan. Materi yang disampaikan meliputi:
- Pentingnya kesabaran dalam menghadapi ujian berupa sakit,
- Tata cara tayamum dan sholat bagi pasien,
- Dzikir dan doa-doa kesembuhan,
- Motivasi spiritual Islami yang mudah dipahami dan diamalkan.
Penyampaian dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh, santun, dan relevan dengan kondisi pasien.
Apresiasi Puskesmas dan Sinergi Lintas Sektor
Kepala Puskesmas Purwareja Klampok 1, Edi Santoso, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program ini. Ia menyampaikan bahwa kehadiran penyuluh agama memberikan suasana yang menenangkan bagi pasien serta membantu mempercepat proses penyembuhan dari sisi rohani.
“Kegiatan bimbingan rohani ini sangat menyentuh dan membawa dampak positif bagi pasien. Ini adalah bentuk kerja sama yang baik antara KUA dan Puskesmas dalam mendukung kesembuhan pasien, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan spiritual,” ujar Edi.
Dukungan Penuh dari KUA Purwareja Klampok
Kepala KUA Purwareja Klampok, Achmad Badrun, juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyuluh agama yang menjalankan program ini secara konsisten. Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat secara utuh, lahir dan batin.
“Bimrokhis adalah wujud nyata pengabdian dan kepedulian kita terhadap masyarakat. Tidak semua proses pengobatan bersifat medis, karena kekuatan rohani juga memegang peranan penting dalam proses penyembuhan,” ungkapnya.
Harapan dan Komitmen Ke Depan
Dengan berlangsungnya program ini secara rutin, setiap Jum’at pagi, diharapkan Bimrokhis dapat menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan spiritual di wilayah Purwareja Klampok. Sinergi antara KUA dan Puskesmas menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan secara kolaboratif lintas sektor.
Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi pasien, keluarga, serta masyarakat secara luas. (mkf, azd)







