Banjarnegara (Humas) – Tim dari Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan kembali melakukan kunjungan untuk mengukur arah kiblat makam. Kali ini Tim KUA Susukan yang beranggotakan Yusuf Andi Yulianto, Umrotun Mabruroh, Ratno, Mira Nuzulurrohmah, Ahmad Arif, Abdullah, dan Siti Maftukhah Tiara Rizky mengukur makam di Desa Dermasari pada Rabu (25/7). Adapun makam yang diukur ialah Makam Bodong, Makam Batur, Makam Glempang, Makam Blarak, dan Makam Gembol. Kegiatan ini merupakan layanan yang diberikan kepada masyarakat supaya arah kiblat makam sesuai dengan syariat Islam.

Yusuf selaku ketua tim menyampaikan walaupun terkendala cuaca yang tidak mendukung, Tim KUA tetap antusias dan semangat untuk melakukan pengukuran. “Kendala cuaca tidak menyurutkan niat kami untuk melakukan pengukuran. Walaupun mendung karena kemarin hujan, Alhamdulillah hari ini ada sedikit matahari sehingga kami dapat melakukan pengukuran. Kegiatan ini penting dilakukan karena ternyata masih ada beberapa makam yang kurang tepat arah kiblatnya”. Ungkapnya.
Makam di Desa Dermasari sebagian merupakan makam lama yang beberapa arahnya masih mengikuti jalan atau arah makam sebelumnya yang kurang tepat. Sehingga perlu dilakukan pengukuran ulang supaya tepat sesuai dengan syariat. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat umum, khususnya juru kunci, penggali kubur dan kayim. Ke depan diharapkan hasil pengukuran ini dapat menjadi pedoman bagi pihak terkait supaya tidak salah dalam menentukan arah kiblat makam.
Layanan KUA Susukan tidak hanya berhenti pada makam saja. Apabila ada masyarakat yang ingin mengajukan pengukuran arah kiblat masjid maka bisa mengajukan ke KUA tanpa dipungut biaya apapun. Hal ini karena KUA Susukan turut menjadi bagian dalam mewujudkan program-program Kementerian Agama di tingkat daerah. (yay/abd, azd)







