Banjarnegara (Humas) – Suasana syahdu menyelimuti ruang pertemuan Majelis Taklim Darul Falah Kelurahan Parakancanggah pada hari Senin (13/4). Di tengah riuhnya rutinitas warga, hadir Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara, Ani Musyarofah, yang membawa pesan menyejukkan tentang satu kata yang mudah diucapkan namun sulit dilakukan yaitu “Memaafkan”.
“Memaafkan bukanlah tanda kelemahan, melainkan puncak dari kekuatan spiritual seseorang. Memberikan maaf seringkali terasa berat karena ego manusia cenderung ingin membalas rasa sakit hati,” tutur Ani.
“Benar adanya kalau memaafkan itu berat karena kita merasa harus melepaskan hak kita untuk marah. Namun, di situlah letak ujiannya. Allah Swt menjanjikan kemuliaan bagi mereka yang mampu menahan amarah dan memaafkan sesama,” imbuhnya.
Menurutnya, hambatan terbesar adalah luka batin yang terus dipupuk dengan mengingat kesalahan orang lain. Beliau menjelaskan bahwa memelihara dendam ibarat meminum racun tetapi berharap orang lain yang mati. Pikiran menjadi terbebani, dan ibadah pun seringkali terasa hambar karena hati yang kotor.
Namun, di balik kesulitan tersebut, tersimpan kenikmatan yang luar biasa. Penyuluh memaparkan tiga dampak positif langsung dari memaafkan:
- Ketenangan Batin: Hati terasa lebih ringan karena tidak lagi memikul beban kebencian.
- Kesehatan Fisik: Secara medis, melepaskan dendam menurunkan tingkat stres dan tekanan darah.
- Kemuliaan di Mata Allah: Meneladani sifat Al-Affuw (Maha Pemaaf) membawa keberkahan dalam hidup.
Kajian ditutup dengan sesi simulasi saling bersalaman antar jamaah. Isak tangis haru pecah saat beberapa anggota majelis taklim tampak saling berpelukan, meruntuhkan dinding ego yang selama ini mungkin sempat terbangun.
Melalui kegiatan ini, KUA Banjarnegara berharap budaya saling memaafkan tidak hanya menjadi ritual tahunan saat Lebaran, melainkan menjadi gaya hidup sehari-hari masyarakat demi terciptanya lingkungan yang rukun dan damai. Memaafkan memang berat di awal, tetapi manis di akhir.







