Banjarnegara (Humas) – Pada hari Selasa (15/7) menjadi hari yang penuh semangat dan inspirasi di MTs Raudlotut Tholibin, Kecamatan Purwanegara. Dalam rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA), penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati hadir memberikan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai bagian dari aksi program unggulan KOPI SECETING (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta siswa baru MTs Raudlotut Tholibin yang tampak antusias menyimak materi yang disampaikan. Dalam penyuluhan bertema “Cegah Nikah Dini Demi Masa Depan yang Lebih Pasti”, Retno Purnawati menyampaikan pesan penting kepada para remaja agar tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan besar dalam hidup, seperti pernikahan.
“Kalian semua adalah generasi harapan. Masa depan kalian masih terbuka lebar. Maka jangan rusak masa depan itu dengan keputusan yang terburu-buru,” ujar Retno di hadapan para siswa.
Dalam paparannya, Retno mendorong para remaja untuk memfokuskan diri pada cita-cita, mengisi waktu dengan aktivitas positif, dan yang paling penting, menjaga akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan bahwa remaja harus tangguh menghadapi tantangan zaman, serta memiliki percaya diri untuk memilih jalan hidup yang terbaik demi masa depan yang lebih baik.
“Remaja hari ini harus kuat mentalnya, luas wawasannya, dan baik akhlaknya. Kalian harus percaya bahwa kalian mampu meraih mimpi kalian tanpa harus menikah dini,” imbuhnya.
Program BRUS yang dibawakan dengan nuansa komunikatif dan menyenangkan itu menjadi angin segar dalam proses pengenalan madrasah. Pihak madrasah menyambut baik sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan ini. Pihak MTs Raudlotut Tholibin mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam yang telah memberikan pencerahan bagi para siswa.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari keterlibatan KUA Kecamatan Purwanegara dalam membina generasi muda melalui pendekatan edukatif dan preventif, sejalan dengan semangat program KOPI SECETING yang selama ini diusung oleh para penyuluh agama Islam.
Dengan kehadiran BRUS di kegiatan MATSAMA, diharapkan siswa MTs Raudlotut Tholibin dapat menjadi remaja yang berakhlak, visioner, dan mampu merancang masa depannya dengan penuh keyakinan dan kesiapan, serta menjauhi pernikahan dini yang berisiko terhadap masa depan mereka. (rp/azd)
