“Dari Balik Jeruji Menuju Cahaya” Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Bimbing 3 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Raih Maqom Mahmudah

Banjarnegara (Humas) – Jeruji besi bukan akhir dari segalanya. Di balik dinding Rutan, pintu taubat dan kemuliaan tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang mau melangkah menuju kedudukan terpuji di sisi Allah, yaitu Maqom Mahmudah.

Pesan penuh harapan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih, dalam kegiatan pendampingan agama di Rutan Kelas IIB Banjarnegara, khusus Warga Binaan Blok Wanita pada Selasa (22/9/2026)

Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Sebanyak 3 orang warga binaan wanita mengikuti kegiatan dengan penuh khusyuk dan haru.

Mengusung tema “Langkah Menuju Maqom Mahmudah”, Fatma menjelaskan bahwa Maqom Mahmudah adalah kedudukan mulia yang dijanjikan Allah bagi hamba yang bersungguh-sungguh memperbaiki diri, terutama melalui salat malam dan taubat.

“Maqom Mahmudah artinya kedudukan yang terpuji. Allah berfirman, Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. QS. Al-Isra ayat 79. Inilah jalan kita,” tutur Fatma.

Ia memaparkan tiga langkah nyata untuk meraihnya. Pertama, Taubatan Nasuha. “Jangan putus asa dari rahmat Allah. Menangislah, akui dosa, dan berjanji tidak mengulangi. Allah Maha Pengampun. Status warga binaan bukan hinaan, tapi ujian untuk naik kelas” paparnya.

Kedua, istiqomah salat tahajud dan witir. “Di Rutan ini, justru punya waktu sepi untuk tahajud. Bangun malam, curhat kepada Allah. Dari tahajud inilah Allah akan angkat derajat kita ke Maqom Mahmudah” jelasnya. 

Ketiga, perbanyak zikir dan baca Al-Qur’an. “Isi hari dengan istigfar dan salawat. Satu huruf Al-Qur’an sepuluh kebaikan. Jadikan Blok Wanita ini menjadi pesantren, tempat menempa diri menjadi pribadi baru” tegasnya.

Tiga warga binaan tampak meneteskan air mata. Salah satunya mengaku, “kami merasa masih dianggap manusia. Fatma datang memberi harapan baru. Kami ingin hijrah, ingin meraih Maqom Mahmudah meski dari dalam Rutan” tuturnya.

Pihak Rutan Kelas IIB Banjarnegara mengapresiasi pendampingan rutin KUA Rakit. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan muhasabah.

Diharapkan melalui pendampingan ini, warga binaan Blok Wanita memiliki semangat baru untuk terus beribadah dan kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mulia di hadapan Allah SWT.

(n/azd)