“Dari Mustahik Jadi Munfiq”  Penyuluh Agama Islam KUA Rakit,  Adakan Pendampingan Kepada 7 Penerima Zakat Produktif 

Banjarnegara (Humas) – Zakat tidak hanya untuk disantap habis, tapi harus produktif dan bergulir. Ketika mustahik berkembang, ia berinfaq lagi, sehingga ekonomi umat tumbuh lebih bermartabat.

Semangat tersebut menjadi roh dalam kegiatan pendampingan Mustahik Zakat Produktif Baznas Provinsi Jawa Tengah Angkatan 1 Tahun 2025 yang dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih pada Senin (21/9/2026}.

Pendampingan dilaksanakan setiap sebulan sekali, yang berakhir pada Senin (21 /9/2026). Kali ini Fatma mengusung tema “Infaq, Kembangkan Geliat Ekonomi Umat Lebih Bermartabat”. Puncaknya adalah pentasyarufan infaq pengembangan kepada satu lagi mustahik baru. 

Diberikan kepada  Fatimah, warga Situwangi RT 03 RW 02, yang terpilih sebagai mustahik ke-7. Fatimah yang sehari-hari berjuang dengan usaha jual kue basah dan sayur mateng ini menerima modal infaq pengembangan dari kelompok mustahik sebelumnya.

“Alhamdulillah, total mustahik binaan kita sekarang berjumlah 7 orang. Konsepnya zakat produktif yang bergulir. Dari 6 mustahik angkatan 1 yang sudah maju usahanya, mereka menyisihkan infaq. Infaq itu kita tasharufkan lagi untuk modal Bu Fatimah,” jelas Fatma.

Fatma menegaskan, pendampingan tidak hanya soal uang. “Kami dampingi cara kelola keuangan, cara jualan online, cara menjaga kualitas kue dan sayur. Tujuannya menguatkan ikhtiar mereka memenuhi kebutuhan keluarga tanpa harus berhutang riba” tegasnya.

Kisah inspiratif datang dari para mustahik. Dari awalnya hanya penerima, kini mereka sudah bisa menjadi pemberi infaq. Inilah yang disebut dari mustahik menjadi munfiq.

Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Ini luar biasa. Inilah fungsi zakat yang sesungguhnya. Bu Fatma tidak hanya menyalurkan, tapi mendampingi sampai mandiri. Dari 6 menjadi 7 mustahik, ini bukti zakat produktif Baznas berhasil. Semoga menjadi contoh, infaq kecil yang bergulir bisa mengangkat derajat ekonomi umat,” ujarnya.

Fatimah sebagai penerima baru mengaku terharu. “Terima kasih Baznas Jateng dan KUA Rakit. Modal ini akan saya pakai tambah dagangan. Semoga nanti saya juga bisa berinfaq untuk orang lain” tuturnya.

Dengan bertambahnya satu mustahik baru, diharapkan geliat ekonomi umat di Rakit semakin kuat, mandiri, dan bermartabat.

(n/azd)