Dari Rumah Sederhana Lahir Generasi Hebat: Sinergi Penyuluh Agama dan PKH di Bantarwaru

Banjarnegara (Humas) – Upaya membangun keluarga yang kuat dan mendukung kesuksesan anak terus digalakkan melalui kegiatan penyuluhan di Desa Bantarwaru. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Madukara, Wiwin Koningah, bersama Pendamping PKH Kecamatan Madukara, Heri Suprato, menggelar penyuluhan bagi 25 penerima manfaat PKH pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Painah, warga RT 03 RW 04, dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Heri Suprato menyampaikan materi penting tentang peran keluarga dalam membantu anak sukses di sekolah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan orang tua di rumah, seperti pendampingan belajar, perhatian terhadap perkembangan anak, serta pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan.

“Peran orang tua sangat menentukan. Anak yang didampingi dengan baik di rumah akan lebih siap menghadapi pelajaran di sekolah dan memiliki motivasi belajar yang tinggi,” ujar Heri Suprato dalam penyampaiannya.

Sementara itu, Wiwin Koningah memberikan penguatan melalui materi tentang keluarga maslahat. Ia mengajak para peserta untuk membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi kehidupan. Menurutnya, keluarga yang maslahat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Jika keluarga dibangun dengan nilai kebaikan, maka anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” ungkap Wiwin Koningah.

Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan para peserta aktif berbagi pengalaman dalam mendampingi anak belajar di rumah. Beberapa peserta juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu dan pemahaman materi pelajaran. Hal ini kemudian menjadi bahan diskusi bersama untuk mencari solusi yang tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima PKH di Desa Bantarwaru semakin sadar akan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak. Sinergi antara penyuluh agama dan pendamping PKH diharapkan mampu mendorong terwujudnya keluarga yang mandiri, sejahtera, dan mampu mencetak generasi masa depan yang unggul. 

(wk/azd)

Skip to content