Drama Jaringan Pelaksanaan ANBK Di MIM 02 Danakerta

Banjarnegara – Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Asesmen Nasional dilaksanakan dengan tiga instrument yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Krakter dan Survey Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan yaitu pengembangan kompetensi dan karater murid. Dengan harapan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas pendidikan untuk menfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

MIM 02 Danakerta melaksanakan Asesmen Nasioanl Berbasis Komputer (ANBK) pada tanggal 15 November-18 November 2021 di ruang kelas lima. Karena keterbatasan fasilitas laptop, kelas lima dibagi menjadi dua kelompok, setiap kelompok beranggotakan enam anak. Pada hari pertama pelaksanaan ANBK tidak berjalan lancar sesuai harapan, jaringan Wireless Fidelity (WiFi) yang menjadi kendala utama, sehingga peserta di bawa ke desa Jebug, Punggelan untuk pelaksanaan ANBK tepatnya dirumah bu Ida selaku guru kelas empat.

Untuk kelompok pertama berjalan lancar dan selesai pada waktu dzuhur, lalu mereka diantar kembali ke sekolahan dan bergantian dengan kelompok dua. Awal mulanya pelaksanaan kelompok dua bertempatan di sekolah karena jaringan WiFi sudah berjalan lancar. Namun di tengah pengerjaan jaringan WiFi terputus kembali sehingga pengerjaan soal pindah tempat di bawah tower sinyal. 

Mengingat banyaknya kendala pada hari pertama, setelah selesai pengerjaan tim pendamping ANBK sepakat membeli WiFi Router sebagai jalan alternatif untuk memudahkan pelaksanaan pengerjaan di hari selanjutnya.

“Alhamdulillah kemaren hari kedua sama ketiga bisa sampe selese, cuma sinyalnya ndap-ndep jadi harus sabar,” ungkap Endah selaku proktor ANBK.

Untuk hari terakhir ANBK, pengerjaan soal diminta oleh Kepala Madrasah (KaMad) berpindah tempat di ruang perpustakaan lantai dua karena ternyata sinyal dari WiFi Router lebih lancar sehingga ANBK berjalan dengan baik. (ak)