Efatun Vaizah Bimbing Majelis Taklim Nurul Hidayah, Tekankan Keutamaan Al-Fatihah dan Tahsin Surah Yasin

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum, Efatun Vaizah, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nurul Hidayah, Desa Beji, pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan penyuluh agama dalam meningkatkan pemahaman dan kualitas bacaan Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya bagi kalangan ibu-ibu majelis taklim. (20/1/2026)

Pada pertemuan kali ini, Efatun Vaizah membahas keutamaan membaca Surah Al-Fatihah sebagai ummul Qur’an yang memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan seorang muslim, terutama sebagai rukun dalam salat. 

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembelajaran tahsin membaca Surah Yasin ayat 1–20 dengan baik dan benar, meliputi pengenalan makharijul huruf, panjang-pendek bacaan, serta penerapan kaidah tajwid sederhana yang sering keliru dalam praktik sehari-hari.

Proses pembelajaran berlangsung secara bertahap dan interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk membaca secara bergiliran, kemudian dibimbing dan diperbaiki bacaannya dengan pendekatan yang sabar dan komunikatif. 

Efatun Vaizah menyampaikan bahwa semangat belajar Al-Qur’an hendaknya terus dijaga sepanjang hayat. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting sebagai teladan dalam keluarga, terutama dalam membiasakan membaca Al-Qur’an di rumah. “Ketika orang tua mau belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an, hal itu akan menjadi contoh yang baik bagi anak-anak,” ujarnya.

Salah satu anggota majelis yaitu Lia Kristanti, mengaku sangat bersyukur dapat kembali belajar membaca Al-Qur’an setelah menjadi orang tua. Ia merasa kegiatan ini memberikan kepercayaan diri dan motivasi baru. “Saya sangat senang bisa belajar mengaji lagi. Ilmunya tidak hanya untuk saya, tetapi bisa saya ajarkan kembali kepada anak-anak di rumah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, diharapkan Majelis Taklim Nurul Hidayah semakin berperan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan pembinaan keagamaan masyarakat Desa Beji, serta mampu menumbuhkan budaya belajar Al-Qur’an secara berkelanjutan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. 

(ev/ azd)