Finalkan Program Kerja dan Anggaran, MTs Negeri 1 Banjarnegara Lakukan Koordinasi dengan Pengurus Komite

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memfinalkan program kerja dan anggaran tahun pelajaran 2025/2026, MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan rapat koordinasi bersama pengurus komite madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (25/8) di Aula RM Sari Rahayu Banjarnegara mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB. Rapat koordinasi ini diikuti oleh pengurus komite, tim pengembang madrasah, serta panitia rapat pleno komite.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa koordinasi dengan pengurus komite merupakan langkah penting dalam memastikan program kerja dan anggaran yang disusun benar-benar relevan, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan madrasah serta peserta didik.

“Kami ingin semua program yang disusun memiliki arah yang jelas dan mendapat dukungan penuh dari komite sebagai mitra strategis madrasah. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan program yang akan disampaikan pada rapat pleno nanti benar-benar matang dan bisa dilaksanakan secara optimal,” ujar Yatiman.

Sementara itu, Ketua Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Sumarna, menegaskan komitmen komite untuk terus mendukung program madrasah, baik dari segi pemikiran maupun pendanaan. Menurutnya, kerjasama yang erat antara pihak madrasah dan komite akan membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara.

“Komite bukan sekadar mitra formal, tetapi bagian dari keluarga besar madrasah. Oleh karena itu, kami siap mendukung setiap program yang bermanfaat untuk kemajuan peserta didik. Melalui forum koordinasi ini, kita dapat menyatukan visi agar keputusan yang diambil dalam rapat pleno mendatang bisa dijalankan dengan baik,” ungkap Sumarna.

Bendahara Komite, Suratin, dalam kesempatan yang sama menyoroti aspek pengelolaan anggaran. Ia menyampaikan bahwa setiap alokasi dana harus jelas, transparan, dan memiliki dasar pertimbangan yang kuat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar untuk kepentingan pendidikan. Prinsip keterbukaan dan akuntabilitas harus dijaga, sehingga komite dan madrasah sama-sama merasa nyaman dalam menjalankan program,” ujarnya.

Salah satu tim pengembang madrasah, Ikhsanudin menambahkan bahwa program kerja yang disusun tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik.

“Madrasah tidak cukup hanya mencetak siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki keterampilan hidup. Karena itu, tim pengembang memasukkan berbagai program penguatan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, hingga pengembangan teknologi digital sebagai prioritas,” jelas Ikhsanudin.

Sekretaris Panitia Rapat Pleno Komite, Faisal Yasin, turut menyampaikan bahwa hasil koordinasi pada pertemuan ini akan menjadi bahan utama dalam rapat pleno komite yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 mendatang.

“Hari ini kita mematangkan draft program dan anggaran. Hasil akhirnya akan dipaparkan dan disahkan dalam rapat pleno komite. Harapannya, pleno nanti berjalan lancar karena semua pihak sudah mendapat gambaran dan kesempatan untuk memberikan masukan sejak awal,” kata Faisal.

Rapat koordinasi berlangsung hangat dan produktif. Para peserta aktif memberikan saran dan catatan perbaikan terhadap rancangan program kerja serta anggaran yang telah disusun oleh tim pengembang madrasah. Beberapa isu yang menjadi perhatian khusus antara lain peningkatan sarana prasarana madrasah, penguatan kegiatan keagamaan, pengembangan kompetensi guru, serta penambahan kegiatan literasi dan digitalisasi pembelajaran.

Dengan adanya forum koordinasi ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap program kerja dan anggaran tahun pelajaran baru dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan membawa dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan.

Hasil final koordinasi akan disampaikan pada Rapat Pleno Komite yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Rapat pleno tersebut akan menjadi forum pengambilan keputusan akhir yang mengikat seluruh pihak, baik madrasah maupun komite, dalam menjalankan program kerja dan anggaran yang telah disusun bersama. (Lin/La)

Skip to content