Gaspol Sambut Ramadan: Safari Sejuk Penyuluh KUA Pagentan Sambangi Empat Majelis Taklim

Banjarnegara (Humas) – Meskipun bulan suci Ramadan masih hitungan minggu lagi, hawa keberkahannya sudah mulai terasa di Kecamatan Pagentan. Pada Jumat (13/2/2026), suasana hangat menyelimuti empat Majelis Taklim (MT) saat M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan, menggelar “Safari Bimbingan Penyuluhan Spirit Ramadan”.

Tidak tanggung-tanggung, Syaiful marathon mengunjungi empat titik sekaligus dalam sehari. Safari dimulai dari MT Ash Shihhah Plumbungan yang bertempat di KB Pertiwi Plumbungan, berlanjut ke MT Thalibatun Nabilah Kasmaran di TK Pertiwi Siswarini Kasmaran, lalu bergeser ke MT Aisyiyah Ranting Metawana, dan ditutup di MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Metawana yang berlokasi di Masjid Baiturrahman. Total ada sekitar 129 jamaah yang antusias menyerap ilmu “bekal mudik” menuju bulan suci.

Dalam tausiyahnya yang santai namun berisi, Syaiful mengibaratkan Ramadan sebagai sosok tamu agung.

“Ramadan itu tamu istimewa, bulan yang penuh keberkahan. Kita harus menyambutnya dengan hal-hal terbaik agar tamu kita merasa nyaman dan hati kita pun merasa puas saat melepasnya nanti,” ujar Syaiful di hadapan para jamaah.

Ia pun membagikan resep “5 Persiapan Mantap” agar ibadah Ramadan tahun ini tidak sekadar lewat, yaitu:

  1. Ruhiyyah: Membersihkan hati dan menata niat.
  2. Amaliyyah: Mulai membiasakan ibadah sunnah sejak sekarang.
  3. Ilmiyyah: Memahami fiqh puasa agar tidak asal lapar dan haus.
  4. Maliyyah: Menyiapkan anggaran untuk sedekah dan berbagi.
  5. Jasadiyyah: Menjaga kebugaran fisik supaya kuat tarawih dan tadarus.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif, salah satunya dari Dwi Astuti Setianingsih—atau yang akrab disapa Ibu Tuti—selaku Ketua MT Thalibatun Nabilah sekaligus Kepala TK Pertiwi Siswarini Kasmaran.

“Kehadiran Pak Syaiful ini seperti pengingat tepat waktu bagi kami para ibu-ibu. Kadang kita sibuk mikir menu buka puasa, tapi lupa menyiapkan hati. Dengan bimbingan ini, kami jadi lebih siap secara mental dan ilmu untuk masuk ke bulan Ramadan,” ungkap Tuti dengan senyum sumringah.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini ditutup dengan doa bersama, berharap agar seluruh jamaah dipertemukan kembali dengan bulan yang penuh ampunan dalam kondisi sehat walafiat. 

(msa/azd)