Banjarnegara (Humas) – Bukan sekadar kegiatan seremonial, Gerakan Keluarga Maslahat di Kecamatan Sigaluh kini telah memasuki kegiatan yang kedua dengan semangat sebagai wujud nyata dalam upaya membangun keluarga sakinah pada Rabu (15/10). Kegiatan yang digelar oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sigaluh ini menjadi bukti nyata komitmen dalam membina keluarga agar semakin sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kegiatan berlangsung di gedung Madrasah Diniyah Rahmatullah Desa Prigi dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari kader PKK, wali santri, warga sekitar hingga para anak muda. Penyuluh Agama Islam sebagai penyelenggara sekaligus fasilitator utama yang memaparkan pentingnya komunikasi harmonis, saling menghargai, dan menguatkan peran keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, salah satu Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sigaluh Muhammad Agus Taman menuturkan bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang baik. Komunikasi yang baik dan sikap saling menghargai antar anggota keluarga sebagai kunci utama menuju keluarga sakinah. Menurunya, komunikasi yang terbuka dan penuh penghargaan dapat memperkuat ikatan batin dalam rumah tangga. “Ketika suami istri saling menghargai, mendengar, dan memahami satu sama lain, maka suasana rumah tangga akan terasa lebih tenang dan penuh kasih sayang,” ungkapnya. “Keluarga yang maslahat tidak hanya kuat dalam ekonomi, tapi juga dalam nilai-nilai agama, kasih sayang, dan tanggung jawab,” tambahnya.
Khalimatus Sya’diyah, Penyuluh Agama Islam Sigaluh menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan GKM ini. “Kami berharap Gerakan Keluarga Maslahat bukan hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi menjadi kebiasaan baik yang tumbuh di tengah masyarakat,” tuturnya.
Dengan Gerakan Keluarga Maslahat yang ke dua ini, diharapkan terwujud keluarga yang saling menghargai, mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Islam, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
(ef/ azd)







