Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun masyarakat yang berdaya dan religius, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Alfiana Nurhidayah, menggelar Bimbingan Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) di Desa Gumingsir, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (15/10), pukul 13.30 WIB, bertempat di rumah Kepala Dusun II Gumingsir. Acara ini dihadiri oleh 50 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim, kader desa, serta tokoh pemuda. Turut hadir pula Kepala Desa Gumingsir, Ibu Endang Tri Mastuti, yang memberikan dukungan langsung terhadap program Kementerian Agama tersebut.
Dalam bimbingannya, Alfiana menjelaskan bahwa GKM merupakan gerakan yang bertujuan mewujudkan keluarga Indonesia yang maslahat—yakni keluarga yang harmonis, religius, mandiri, dan berperan aktif di tengah masyarakat.

“Keluarga adalah madrasah pertama. Jika rumah tangga kuat, maka masyarakat akan damai dan bangsa pun akan maju. GKM hadir untuk menguatkan fungsi keluarga secara spiritual, sosial, dan ekonomi,” ujar Alfiana dengan semangat.
Ia juga mengajak peserta untuk memulai perubahan dari hal sederhana, seperti membiasakan shalat berjamaah di rumah, menjaga komunikasi yang baik dalam keluarga, hingga aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan.
Kepala Desa Gumingsir, Endang Tri Mastuti, menyambut baik program ini.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran penyuluh agama dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat. Ini sangat penting agar keluarga di desa kami tidak hanya sejahtera secara materi, tapi juga secara spiritual,” tuturnya.
Selain itu, beliau berharap agar kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan di dusun-dusun lainnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan antusiasme peserta yang tinggi. Dengan penyuluhan ini, diharapkan semangat membangun keluarga maslahat bisa menyebar luas di seluruh pelosok Desa Gumingsir.
(an/ azd)





