Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Anugrah Windu Setianingsih, menunjukkan aksi nyata dalam mendampingi masyarakat melalui kegiatan kepenyuluhan di kelas ibu hamil Desa Mertasari pada Kamis (24/7). Bersinergi dengan bidan desa dan kader kesehatan, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan KOPI SECETING (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting) yang terus digalakkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara.
Bertempat di Gedung Pusat Kesehatan Desa (PKD) Desa Mertasari, kegiatan ini diikuti oleh 11 orang ibu hamil yang berasal dari desa setempat. Dalam suasana yang hangat dan akrab, para peserta menyimak dengan penuh perhatian penyuluhan bertema “Keutamaan Ibu Hamil dan Mitos-mitos yang Harus Dihindari” yang disampaikan oleh Anugrah Windu Setianingsih.
Dalam pemaparannya, Anugrah menyampaikan bahwa ibu hamil memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam pandangan agama Islam. Kehamilan merupakan bentuk pengorbanan mulia yang tidak hanya bernilai pahala besar, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan spiritual seorang wanita menuju peran sebagai ibu. “Setiap lelah, susah, dan sakitnya ibu dalam mengandung adalah catatan pahala yang besar di sisi Allah,” ungkapnya dalam sesi materi.
Selain itu, Anugrah juga mengajak para ibu hamil untuk tidak mudah percaya terhadap mitos-mitos seputar kehamilan yang seringkali membuat ibu menjadi stres, cemas, bahkan menjauhi hal-hal yang justru baik bagi kesehatan. “Ibu hamil harus bahagia. Jangan memikirkan mitos yang belum jelas kebenarannya, karena stres bisa berdampak pada kesehatan bayi,” tegasnya.
Dalam suasana diskusi yang terbuka, para peserta juga aktif mengajukan pertanyaan, seperti tentang kebiasaan-kebiasaan yang selama ini diyakini masyarakat namun ternyata tidak memiliki dasar medis maupun keagamaan. Kegiatan ini pun menjadi ruang edukasi yang tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga menenangkan batin para ibu hamil.
Tak hanya Penyuluh Agama, bidan desa dan kader kesehatan yang turut hadir juga memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran KUA melalui program KOPI SECETING.
Di akhir kegiatan, Anugrah menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta agar selalu menjaga kesehatan fisik dan psikis selama kehamilan. “Anak yang dikandung adalah amanah. Mari jaga dengan cinta, doa, dan kebahagiaan, agar kelak lahir menjadi generasi sehat dan berkualitas yang membanggakan keluarga dan bangsa,” pesannya mengakhiri sesi.
Kegiatan kepenyuluhan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor antara KUA, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa mampu menciptakan langkah kecil yang berdampak besar dalam mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. (rp/azd)
