INGATKAN BAHAYA PHISHING, MURID KELAS VIB MIMAU BUAT POSTER DIGITAL

Banjarnegara  – Sabtu(17/10) murid kelas 6B MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) membuat poster digital dengan tema Bahaya Phishing dalam mata pelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial yang bertujuan untuk mengenalkan kepada murid mengenai salah satu bentuk penipuan di internet.

Guru mata Pelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial kelas 5 dan 6, Reza Nur Fadila mengatakan bahwa dalam proses pembelajaran, murid kelas 6B tidak hanya mempelajari pengertian dan bahaya phishing, tetapi juga diajak untuk memahami cara mengenali ciri-ciri phishing, jenis dan juga cara kerja phishing dan cara terhindar dari phishing. Selama proses pembelajaran murid diberikan contoh situasi yang dapat terjadi di dunia maya, seperti menerima pesan yang meminta data pribadi, tautan mencurigakan, hadiah yang tidak masuk akal, hingga pesan yang meminta pengguna untuk segera melakukan tindakan tertentu.

“Dipelajaran dengan sub materi Bahaya Phishing ini murid mempelajari tentang berbagai hal yang berkaitan dengan phishing seperti pengertian phishing, ciri – cirinya , jenisnya, cara kerja phishing dan juga cara menghindari phishing itu bagaimana semuanya di jelaskan oleh guru,” ucap Reza.

Setelah memahami materi, murid kemudian menuangkan pengetahuan yang diperoleh ke dalam bentuk poster digital. Mereka diberikan kesempatan untuk menentukan konsep, membuat desain, memilih gambar atau ilustrasi yang sesuai, serta menyusun kalimat yang memberikan informasi mengenai phishing. Melalui kegiatan ini, murid dapat belajar menggabungkan kemampuan teknologi, kreativitas, komunikasi, dan pemahaman tentang keamanan digital.

“Setelah diberi penjelasan mengenai phishing, kemudian murid menuangkan hal – hal yang berkaitan dengan phishing dalam bentuk poster digital. Isi dari posternya itu saya meminta murid untuk menulisakn pengertian phishing, ciri – ciri phishing, jenis dan juga cara terhindar dari phishing,” ujarnya.

Reza mengatakan tujuan dari pembuatan poster ini selain untuk meningkatkan keterampilan digital, juga untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Dengan membuat poster digital juga untuk mengingatkan murid agar tidak sembarangan memberikan password, kode OTP, maupun informasi pribadi kepada orang lain. Mereka juga diajarkan untuk selalu memeriksa kebenaran informasi dan alamat situs sebelum mengklik sebuah tautan.

“Tujuan saya mengajak kelas 6B untuk membuat poster digital itu untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang teknologi dan juga untuk mengingatkan kepada mereka mengenai bahaya phishing. Jadi mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan saya saja, namun juga dapat mengingat bahaya phishing dengan melihat hasil dari poster yang mereka buat,” ujar Reza.

Kegiatan membuat poster digital bertema bahaya phishing menjadi salah satu bentuk pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial yang menghubungkan teknologi dengan kehidupan nyata. Dengan kegiatan yang aktif dan kreatif ini, murid diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi pengguna teknologi yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab serta dapat menjaga kemanan data pribadi mereka agar tidak terjebak dalam penipuan digital.(RN).