Jadi Madrasah Riset, MAN 2 Banjarnegara Gelar MoU dengan Fakultas Farmasi UMP

Banjarneagara – MAN 2 Banjarnegara menggelar kerja sama sekaligus menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di ruang meeting Fakultas Farmasi UMP, (21/4).

Acara dihadiri oleh lima orang perwakilan MAN 2 Banjarnegara, di antaranya Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, dan tiga orang anggota Tim Riset. Sedangkan dari UMP diwakili langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi, Wakil Dekan I, dan dua orang staf fakultas.

MoU ini merupakan salah satu tindak lanjut dari ditunjuknya MAN Banjarnegara sebagai salah satu Madrasah Penyelenggara Riset oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 6757 Tahun 2020. Dengan penunjukkan tersebut, MAN 2 Banjarnegara tentu membutuhkan kerja sama, bimbingan, dan arahan dari pihak-pihak yang sudah ahli di bidangnya, salah satunya adalah Fakultas Farmasi UMP.

Kepala Madrasah, Ridlo Pramono dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan MoU ini adalah sebagai media untuk mencari ilmu, belajar, memperoleh arahan dan bimbingan dari ahlinya di bidang riset.

“Alhamdulillah,Tahun 2020 Kami ditunjuk sebagai Madrasah Riset dan tentunya kami membutuhkan banyak informasi, arahan dan bimbingan karena ini baru untuk kami. Semoga dengan adanya MoU ini, hubungan kerja sama kita dapat memberikan manfaat untuk kedua belah pihak, dan tentunya kami akan sangat terbantu dalam bidang riset,” jelasnya. Beliau juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak UMP karena sudah disambut dengan sangat baik.

Didik Setiawan, selaku Dekan Fakultas UMP menyambut baik kedatangan MAN 2 Banjarnegara. Dalam kesempatan ini beliau juga memaparkan secara singkat tentang profil Fakultas Farmasi UMP. “Kami dari Fakultas Farmasi mengucapkan selamat datang untuk tim dari MAN 2 Banjarnegara. Pada prinsipnya kami terbuka dan siap untuk pihak-pihak yang ingin menjalin kerja sama dengan kami, apalagi dalam bidang riset. Untuk arahan, bimbingan, atau konsultasi bisa saja sepanjang itu memang masih dalam bidang kami,” ungkapnya.

Beliau menambahkan konsultasi bisa dilakukan secara aktif yaitu memberikan materi secara langsung sesuai kesepakatan maupun pasif, yaitu menunggu pihak MAN 2 Banjarnegara menghubungi jika ada kesulitan.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini menghasilkan kesepakatan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama dalam bidang riset dan diakhiri dengan penandatanganan MoU serta foto bersama. (ta/ak)