Jangan Biarkan Surga Hanya Menjadi Harapan, Penyuluhan KUA Kalibening Ajak Jamaah Amalkan Enam Kunci Emas Kehidupan

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Susmiyati, mengadakan pembinaan kepada masyarakat di Majelis Taklim Nurul Jannah Desa Sikumpul pada Selasa (2/6). Kegiatan yang diikuti oleh jamaah majelis taklim tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan antusiasme dari para peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Susmiyati menyampaikan materi bertema “6 Kunci Emas Penjamin Surga”. Tema ini dipilih sebagai pengingat bagi umat Islam agar senantiasa memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami, jamaah diajak untuk merenungkan kembali tujuan hidup serta bekal yang perlu dipersiapkan untuk kehidupan akhirat.

Susmiyati menjelaskan bahwa jalan menuju surga tidak hanya ditempuh melalui ibadah ritual semata, tetapi juga melalui perilaku baik yang dilakukan secara konsisten. Ia menguraikan beberapa amalan penting yang menjadi bagian dari kunci-kunci menuju surga, seperti menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, berbakti kepada orang tua, mempererat silaturahmi, dan senantiasa berbuat baik kepada sesama.

“Surga adalah impian setiap muslim, tetapi jangan sampai hanya menjadi harapan tanpa usaha. Kebaikan-kebaikan yang terlihat sederhana justru bisa menjadi jalan yang mengantarkan seseorang mendapatkan ridha Allah Swt,” ungkap Susmiyati di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan beramal tidak selalu datang dua kali. Karena itu, setiap muslim perlu memanfaatkan waktu dan usia yang diberikan Allah dengan memperbanyak amal saleh serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Para jamaah tampak mengikuti pengajian dengan penuh perhatian. Beberapa peserta juga aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. 

(wha/azd)