Banjarnegara (Humas) – Sakit adalah ujian yang pasti dialami setiap manusia. Namun sebagai seorang Muslim, ada adab dan kewajiban yang harus dilakukan agar sakit tidak hanya menjadi penderitaan, tapi menjadi ladang pahala dan penggugur dosa.
Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan penyuluhan agama di Majelis Taklim Mar’atus Solikhah Desa Bandingan RT 01 RW 04 yang diketuai Adminah pada Jumat (25//9/2026).
Kegiatan dilaksanakan setiap hari Jumat, dihadiri oleh jemaah ibu-ibu MT Mar’atus Solikhah . Suasana kajian berlangsung hangat dan penuh perhatian.
Mengusung tema “Ketika Sakit: Apa yang Wajib Dilakukan Seorang Muslim”, Endah menjelaskan bahwa Islam telah memberikan tuntunan lengkap saat sakit datang.”Jangan panik dan jangan mengeluh berlebihan. Sakit itu cara Allah menyayangi kita,” buka Endah.
Ia memaparkan empat kewajiban seorang Muslim ketika sakit. Pertama, wajib bersabar dan berhusnudzon kepada Allah.
“Ucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun dan doa Allahumma ajirni fi mushibati. Yakinlah sakit ini akan menghapus dosa-dosa kita seperti gugurnya daun. Jangan sampai berkata-kata yang menunjukkan protes kepada Allah” tuturnya.
Kedua, wajib ikhtiar berobat. “Islam mewajibkan kita berobat. Rasulullah bersabda, Berobatlah kalian. Jangan diam saja. Pergi ke Puskesmas, ke dokter, minum obat. Berobat itu bagian dari tawakal, bukan menentang takdir” terangnya.
Ketiga, wajib memperbanyak doa dan zikir. “Saat sakit, doa kita sangat mustajab. Lakukan ruqyah mandiri, baca Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan doa-doa kesembuhan. Minta didoakan orang saleh dan keluarga. Jangan lari ke dukun” jelasnya.
Keempat, wajib menjaga salat sebisa mungkin. “Sakit bukan alasan meninggalkan salat. Jika tidak bisa berdiri, boleh duduk. Jika tidak bisa duduk, boleh berbaring. Jika tidak bisa wudu, bertayamum. Islam itu mudah” ungkapnya.
Ketua MT Mar’atus Solikhah, Adminah, mengaku sangat terbantu dengan materi ini. “Banyak jemaah kami yang sedang sakit atau merawat keluarga yang sakit. Kajian ini sangat pas, jadi tahu apa yang harus dilakukan secara agama” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan jemaah MT Mar’atus Solikhah yang sedang sakit dan kesehatan untuk seluruh warga Desa Bandingan RT 01 RW 04.
(n/azd)
