Karyawan KUA Pandanarum Lakukan Studi Tiru ke KUA Wanayasa: Tingkatkan Penataan Ruang Pelayanan dan Silaturahmi Antarlembaga

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertata, Karyawan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum melakukan kegiatan studi tiru ke KUA Kecamatan Wanayasa, Rabu (05/11). Fokus utama kegiatan ini adalah untuk mempelajari penataan ruang pelayanan yang efisien, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Kepala KUA Wanayasa, Mohamad Dzulfikar, beserta seluruh jajaran pegawai KUA Wanayasa. Suasana kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Dzulfikar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif KUA Pandanarum yang menjadikan KUA Wanayasa sebagai lokasi pembelajaran bersama.

Kami merasa sangat terhormat atas kunjungan rekan-rekan dari KUA Pandanarum. Penataan ruang pelayanan memang menjadi hal penting karena ruang yang tertata baik dapat mencerminkan profesionalitas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang. Semoga pengalaman kecil kami di sini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman di Pandanarum,” ujar Mohamad Dzulfikar di hadapan para peserta.

Dzulfikar juga menambahkan bahwa penataan ruang di KUA bukan hanya soal keindahan tata letak, tetapi juga berkaitan dengan efektivitas pelayanan dan kenyamanan kerja pegawai. Menurutnya, KUA harus mampu menampilkan wajah agama yang ramah, bersih, dan melayani dengan sepenuh hati.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari kedua belah pihak, dilanjutkan dengan room tour ke berbagai ruangan di KUA Wanayasa. Rombongan KUA Pandanarum diajak meninjau setiap sudut kantor, mulai dari ruang pelayanan nikah, ruang konsultasi keluarga sakinah, ruang kepala KUA, hingga area publik yang ditata dengan konsep keterbukaan dan kenyamanan.

Dalam kunjungan tersebut, para peserta mendapatkan banyak penjelasan teknis mengenai cara mengoptimalkan ruang terbatas agar tetap fungsional, sistem pengarsipan dokumen yang efisien, serta penggunaan warna dan pencahayaan yang mendukung suasana pelayanan yang kondusif.

Perwakilan dari KUA Pandanarum menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang ramah dan penuh keakraban. “Kami banyak belajar dari KUA Wanayasa tentang bagaimana ruang bisa diatur dengan efisien tanpa kehilangan unsur estetika walaupun dengan keterbatasan luas ruangan. Semoga hasil kunjungan ini bisa kami terapkan di KUA Pandanarum agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ungkap salah satu peserta.

Dengan terlaksananya studi tiru ini, KUA Pandanarum bertekad untuk melakukan pembenahan ruang pelayanan secara bertahap, mengambil inspirasi dari praktik baik yang telah diterapkan oleh KUA Wanayasa. Diharapkan, langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, bersih, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. 

(ev/ azd)

Skip to content