Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka meningkatkan peran keluarga dalam mendidik anak, Penyuluh Agama Islam KAntor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, memberikan bimbingan penyuluhan bertema Parenting pada pertemuan Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Larangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (7/11/2025) dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan lansia penerima manfaat PKH.
Dalam penyuluhannya, Sutrisno menyampaikan bahwa pola pengasuhan anak di era modern memerlukan perhatian khusus. Ia mengingatkan bahwa tantangan zaman seperti penggunaan gawai, internet, media sosial, serta kesibukan orang tua seringkali menyebabkan pengasuhan anak menjadi kurang optimal.
“Parenting atau mengasuh anak di era modern ini menjadi tantangan tersendiri, pasalnya hal ini jauh berbeda dengan mengasuh anak pada zaman dahulu. Hari ini kita ada gawai, internet yang mempengaruhi kehidupan anak-anak. Selain itu adanya kesibukan orang tua dan perbedaan pola asuh juga perlu disikapi agar anak-anak tumbuh dengan baik,” ungkap Sutrisno.
Ia mengajak para orang tua untuk aktif mendampingi anak dalam proses tumbuh kembangnya, baik dalam pendidikan formal, agama, maupun pergaulan sehari-hari. Anak-anak perlu mendapatkan perhatian, bimbingan, serta keteladanan dari orang tua agar tidak terjerumus pada pengaruh negatif zaman.
Sementara itu, Noviatun, selaku Pendamping PKH Desa Larangan, menyampaikan harapannya melalui program ini. “Melalui program PKH ini, pokoknya diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, tidak ngaji, gara-gara keterbatasan biaya,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Diharapkan, melalui penyuluhan ini, para ibu rumah tangga dan lansia semakin sadar akan pentingnya pola asuh yang tepat, demi menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
(3S/ azd)







