Kebersamaan Penuh Makna, Keluarga Besar MIFABARA Gelar Buka Bersama di Kediaman Kepala Madrasah

 Banjarnegara – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti aula kediaman Kepala Madrasah MIFABARA, Durotun Nafisah, saat keluarga besar madrasah menggelar acara buka bersama pada Sabtu sore. Kegiatan yang dihadiri oleh kepala madrasah, dewan guru, serta tenaga kependidikan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi dalam mengemban amanah pendidikan.(21/2)

Sejak sore hari, para guru dan tenaga kependidikan mulai berdatangan dengan wajah sumringah. Aula yang tertata sederhana namun nyaman itu menjadi saksi kebersamaan yang terjalin hangat. Sebelum berbuka, acara diawali dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga niat dan keikhlasan dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan MIFABARA. “Bulan Ramadan adalah madrasah bagi jiwa kita. Melalui momen buka bersama ini, saya berharap kebersamaan kita tidak hanya terjalin saat bekerja, tetapi juga dalam doa dan kehangatan keluarga,” tuturnya penuh haru.

Beliau juga menegaskan bahwa kekuatan sebuah lembaga pendidikan terletak pada soliditas tim. “Guru dan tenaga kependidikan adalah satu tubuh. Ketika kita saling menguatkan, insyaAllah langkah kita dalam mendidik anak-anak akan lebih ringan dan penuh keberkahan,” imbuhnya.

Salah satu guru MIFABARA turut mengungkapkan rasa bahagianya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Buka bersama ini bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk saling menyapa lebih dekat, saling memahami, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Menjelang azan Magrib, seluruh hadirin khusyuk memanjatkan doa. Saat waktu berbuka tiba, senyum dan rasa syukur menyatu dalam suasana penuh kekeluargaan. Hidangan sederhana terasa begitu nikmat karena disantap bersama dalam kehangatan persaudaraan.

Kegiatan buka bersama ini menjadi bukti bahwa MIFABARA tidak hanya membangun kecerdasan intelektual peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan spiritualitas dalam setiap langkahnya. Ramadan pun menjadi momentum memperkokoh komitmen bersama, melangkah seirama demi kemajuan madrasah tercinta.(nas)