Banjarnegara (Humas) – Sebuah kolaborasi apik antara penyuluhan kesehatan dan penyuluhan agama tercipta dalam kegiatan POS UKK (Unit Kesehatan Kerja) yang dilaksanakan oleh Puskesmas Pandanarum pada Rabu pagi, Kegiatan ini berlangsung di rumah Ibu Nisih yang terletak di Dusun Pundung, Desa Pandanarum, dan dihadiri oleh 18 anggota POS UKK yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Kegiatan kali ini terasa berbeda karena kehadiran Efatun sebagai Penyuluh Agama Islam, yang turut memberikan sentuhan religius dalam suasana edukatif POS UKK. Beliau datang didampingi oleh Apri selaku pendamping Pos UKK dari Puskesmas yang juga berperan aktif dalam penyampaian materi kesehatan.

Dalam sesi penyuluhan, Efatun menyampaikan sosialisasi mengenai pelayanan yang tersedia di Kantor Urusan Agama (KUA), agar masyarakat lebih memahami hak dan akses yang bisa mereka manfaatkan, terutama dalam hal layanan keagamaan. Ia juga membawakan materi keagamaan dengan topik yang relevan dan aktual, yaitu “Bolehkah Wanita Bekerja?” Topik ini memantik diskusi ringan namun bermakna di antara para peserta, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam POS UKK.
Efatun menekankan bahwa Islam tidak melarang perempuan untuk bekerja selama tetap menjaga nilai-nilai agama dan tanggung jawab keluarga. Penjelasan yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun mendalam itu mendapatkan respon positif dari para anggota yang merasa mendapatkan pencerahan dan motivasi.

Setelah sesi keagamaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan oleh Apri. Ia menyampaikan pentingnya melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin guna mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi. Tak hanya itu, Apri juga memberikan penjelasan mengenai berbagai macam jenis alat kontrasepsi (KB), serta manfaat dan cara penggunaannya yang aman dan efektif.
Acara ditutup dengan kegiatan pengecekan tensi darah secara langsung kepada para peserta, yang dilakukan oleh tim kesehatan, serta sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenangan atas kegiatan yang penuh makna ini.
Kegiatan POS UKK kali ini membuktikan bahwa pendekatan keseluruhan yang memadukan aspek kesehatan dan spiritual sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari berbagai sisi. (ev/ azd)







