Banjarnegara (Humas) – Semangat dan kekompakan ditunjukkan oleh Gabungan Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banjarnegara dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba paduan suara pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Karesidenan. Demi memaksimalkan penampilan, para penyuluh bahkan menyewa pelatih organ tunggal untuk mendampingi latihan vokal dan teknik penampilan di atas panggung. (13/5/2026)
Kegiatan latihan dilaksanakan di Gedung TPQ Al Amanah Kalibening mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Meski memiliki kesibukan masing-masing dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di wilayah binaan, para anggota tetap menyempatkan hadir dan mengikuti latihan dengan penuh antusias.
Pada latihan ketiga tersebut, Yulfiani selaku koordinator latihan memimpin jalannya latihan sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh anggota. Ia melatih peserta dalam berbagai aspek penting paduan suara, mulai dari pembagian suara satu, dua, dan tiga, pengaturan pernapasan, ekspresi wajah, hingga penghayatan lagu melalui pengaturan tinggi rendah nada.
Beberapa kali para anggota diminta mengulang bagian lagu tertentu agar tercipta kekompakan suara dan keserasian tempo. Tidak sedikit peserta yang masih salah masuk nada sehingga harus dibetulkan secara berulang oleh pelatih. Namun suasana latihan tetap berlangsung hangat dan penuh canda sehingga membuat peserta semakin bersemangat.
“Latihan ini membutuhkan kekompakan dan kesabaran. Tidak hanya bagus secara suara, tetapi juga harus mampu menampilkan ekspresi yang baik agar penampilan lebih hidup. Alhamdulillah teman-teman tetap semangat mengikuti setiap arahan,” ujar Yulfiani.
Selain fokus pada teknik vokal, para peserta juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri saat tampil di depan penonton. Pelatih mengingatkan agar setiap anggota tidak hanya berdiri dan bernyanyi, tetapi juga mampu menampilkan ekspresi yang sesuai dengan makna lagu sehingga pesan yang dibawakan dapat tersampaikan dengan baik.
Nur Khotimah selaku salah satu anggota mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti latihan bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menambah keakraban antar penyuluh agama Islam se-Kabupaten Banjarnegara.
“Ini pengalaman yang asik dan seru. Walaupun latihan cukup menguras tenaga dan harus mengulang berkali-kali, tapi kami tetap menikmati prosesnya. Semoga usaha dan latihan yang dilakukan bersama ini bisa membawa nama baik IPARI Banjarnegara dalam lomba nanti,” ungkap Nur Khotimah.
Dengan latihan yang terus dilakukan secara rutin, para peserta berharap mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa prestasi membanggakan bagi IPARI Banjarnegara pada ajang Porseni tingkat Karesidenan.
(ev/azd)







