Meraih Ketenangan dengan Konsep Baiti Jannati, Penyuluh KUA Rakit ajak Warga Binaan Blok Wanita Rutan Banjarnegara  Jadikan Penjara Sebagai Madrasah

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fatma Kurnianingsih melaksanakan Bimbingan Rohani Islam kepada lima Warga Binaan Blok Wanita Rutan Kelas IIB Banjarnegara pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Baiti Jannati” yang bermakna “Rumahku Surgaku”.

Dalam penyampaian materinya, Fatma menekankan bahwa surga tidak hanya dimaknai sebagai tempat di akhirat, tetapi juga dapat diupayakan di setiap ruang, termasuk di dalam kamar tahanan. Konsep Baiti Jannati mengajak para warga binaan untuk menjadikan hati sebagai rumah pertama yang harus dijaga kebersihannya dari dendam, putus asa, dan kemarahan. Ketika hati menjadi tenang dengan dzikir dan ridha kepada takdir Allah, maka suasana di sekitar pun akan terasa lebih damai.

“Meski secara fisik berada di tempat terbatas, hati dan pikiran tidak boleh terpenjara. Allah Maha Luas ampunan-Nya. Jadikan waktu di sini untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, dan mendekat kepada Allah melalui shalat, tilawah, dan dzikir,” ujar Fatma.

Bimbingan berlangsung interaktif. Para warga binaan diajak berbagi pengalaman, membaca Al-Qur’an bersama, dan melafalkan dzikir pagi-petang. Fatma juga memberikan motivasi bahwa ujian yang dialami saat ini adalah bentuk kasih sayang Allah untuk menggugurkan dosa dan mengangkat derajat jika disikapi dengan sabar.Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar Allah menjadikan setiap hati peserta sebagai taman surga yang dipenuhi ketenangan, dan semoga kelak mereka dapat kembali ke keluarga dengan pribadi yang lebih baik. Melalui tema Baiti Jannati, diharapkan warga binaan memiliki semangat baru untuk memaknai hidup, meskipun dalam keterbatasan, karena surga sejati dimulai dari hati yang berserah kepada Allah.

Skip to content