Banjarnegara – Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali diraih oleh MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Kabupaten Banjarnegara, MIFABARA berhasil menembus peringkat 4 besar kabupaten, sebuah capaian yang menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan dedikasi seluruh warga madrasah dalam mencetak generasi yang unggul.(3/6)
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIFABARA. Di tengah persaingan yang ketat mampu menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan dan mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten.
Atas capaian tersebut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Sukarno, memberikan apresiasi kepada madrasah-madrasah yang berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya. Menurut beliau, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara peserta didik, guru, kepala madrasah, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan.
Keberhasilan MIFABARA meraih posisi 4 besar tentu bukanlah hasil yang diraih secara instan. Berbagai ikhtiar telah dilakukan mulai dari pembelajaran yang terstruktur, pengayaan materi, pembiasaan literasi, pendalaman materi, bimbingan belajar, hingga penguatan spiritual melalui doa bersama dan pembiasaan ibadah yang terus dilaksanakan secara istiqomah.
Prestasi ini juga tidak terlepas dari peran besar para wali kelas 6 yang dengan penuh kesabaran dan dedikasi mendampingi siswa selama satu tahun terakhir. Para wali kelas yang terdiri dari Ustadzah Avi, Ustadzah Titin, Ustadzah Fitri, Ustadzah Fatma, Ustadzah Suci, dan Ustadzah Lili senantiasa memberikan pendampingan akademik, motivasi belajar, serta membangun komunikasi yang baik dengan orang tua demi mendukung perkembangan peserta didik.
Kepala madrasah, Durotun Nafisah, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih.
“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berjuang, para wali kelas yang telah mendampingi dengan penuh ketulusan, seluruh guru yang telah memberikan ilmu terbaiknya, serta orang tua yang tidak pernah berhenti memberikan doa dan dukungan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MIFABARA,” tuturnya.
Prestasi adalah buah dari kesungguhan yang dirawat setiap hari. Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu malam, melainkan dari kumpulan doa, usaha, disiplin, dan kerja keras yang dilakukan secara terus-menerus. Seperti petani yang tekun merawat tanamannya, hasil terbaik akan datang kepada mereka yang sabar dalam berproses.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kebersamaan, dan doa yang dipanjatkan bersama akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. (nas)
