Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin), Rabu (4/2/2026) pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Nikah KUA Banjarnegara ini diikuti oleh tujuh pasang calon pengantin sebagai bekal awal dalam membangun rumah tangga yang sakinah.
Kepala KUA Banjarnegara, Ahmad Rofik Sidqi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar prosesi akad, melainkan komitmen jangka panjang yang memerlukan kesiapan ilmu dan mental.
“Bimwin ini adalah ikhtiar kita bersama untuk meminimalisir angka perselisihan dan perceraian. Kami ingin para catin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap secara mental, finansial, dan spiritual,” tegasnya.
Narasumber Bimwin, Ali Mustofa, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini diperkuat dengan sinergi bersama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat. Materi difokuskan pada dua aspek utama, yakni manajemen keluarga dan kesehatan reproduksi serta pencegahan stunting.
Materi manajemen keluarga meliputi komunikasi sehat antar pasangan, pembagian peran rumah tangga, serta penyelesaian konflik secara islami. Sementara itu, aspek kesehatan menekankan pentingnya gizi pra-nikah dan pemeriksaan kesehatan guna mempersiapkan generasi yang sehat.
Selain itu, Penyuluh Agama Islam juga mengenalkan metode “Sungai Kehidupan”, yakni simulasi perencanaan masa depan keluarga selama lima hingga sepuluh tahun ke depan, agar pasangan memiliki visi bersama dalam membangun rumah tangga.
Salah satu peserta, Ahmad, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
“Awalnya kami pikir hanya formalitas, ternyata materinya seru dan relevan, terutama soal cara mengelola emosi saat ada perbedaan pendapat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi kelompok, simulasi kasus, serta penyerahan sertifikat Bimbingan Perkawinan yang kini menjadi salah satu persyaratan administrasi pendaftaran nikah di KUA.
Melalui Bimwin ini, KUA Banjarnegara berharap setiap pasangan mampu membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas.







