Syiar Ramadan dari Mandiraja: Group Nada Az Zahra Hadirkan “Marhaban Yaa Ramadan” Lewat Nada dan Visual

Banjarnegara (Humas) – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, KUA Kecamatan Mandiraja menghadirkan syiar keagamaan yang kreatif dan adaptif melalui karya seni religi. Group Nada Az Zahra, binaan KUA Mandiraja, menuntaskan rangkaian produksi lagu religi berjudul “Marhaban Yaa Ramadan”, mulai dari proses rekaman hingga pengambilan video klip, pada Selasa (3/2/2026).

Tahap awal produksi diawali dengan proses rekaman lagu yang dilaksanakan di Paranada Music Studio Musik Rental Banjarnegara, kawasan Pasar Wage. Proses ini menjadi momentum penting setelah seluruh personel menjalani latihan vokal secara intensif. Fokus rekaman diarahkan pada kualitas vokal, harmonisasi, serta penghayatan makna lagu agar pesan religius dapat tersampaikan secara utuh dan menyentuh pendengar.

Dalam proses tersebut, Istiqomah dipercaya sebagai vokalis utama, didukung oleh Wiko Ardiyatna, Suswati, dan Mariyah sebagai backing vokal. Kekompakan dan pembagian peran vokal yang selaras menghasilkan harmonisasi yang kuat dan enak didengar.

“Alhamdulillah, proses rekaman berjalan lancar berkat persiapan dan kerja sama tim yang solid. Latihan sebelumnya sangat membantu saat rekaman,” ungkap Suswati.

Setelah proses audio rampung, Group Nada Az Zahra melanjutkan tahapan produksi dengan pengambilan video klip lagu “Marhaban Yaa Ramadan” di Dermaga PLTA Proyek Mrica. Pemilihan lokasi ini tidak lepas dari keindahan alamnya yang asri dan menenangkan, selaras dengan pesan Ramadan sebagai bulan penyucian diri dan penguatan spiritual.

Pengambilan gambar dilakukan secara total dan penuh semangat. Seluruh personel terlibat aktif, mulai dari penyesuaian konsep visual hingga pengulangan beberapa adegan demi mendapatkan hasil terbaik.

“Walaupun cukup melelahkan, proses shooting ini sangat berkesan. Kami merasa semakin kompak dan berharap karya ini membawa semangat Ramadan bagi masyarakat,” tutur Mariyah.

Penggagas Group Nada Az Zahra sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, menegaskan bahwa pemanfaatan seni suara dan visual merupakan bagian dari strategi dakwah yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui lagu dan video klip ini, kami ingin menyampaikan pesan Ramadan yang sejuk, menggembirakan, dan mudah diterima masyarakat luas. Ini bagian dari inovasi syiar digital KUA Mandiraja,” jelasnya.

Melalui karya “Marhaban Yaa Ramadan”, KUA Mandiraja berharap dapat menghadirkan media syiar Islam yang inspiratif, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjadi kontribusi nyata dalam menyemarakkan Ramadan dengan cara yang kreatif, damai, dan membumi. 

(ds/m,azd)

Skip to content