Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara menggelar kegiatan penyuluhan dan pembinaan keluarga sakinah pada Rabu (8/10) di Kelurahan Sokanandi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh 20 pasangan keluarga.
Kepala KUA Banjarnegara, Musobihin, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan keluarga melalui penguatan komunikasi, konsultasi, dan koordinasi antaranggota keluarga.
“Setiap permasalahan dalam rumah tangga sejatinya dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Maka dari itu, komunikasi antar pasangan harus diutamakan. Kehadiran kami di sini adalah untuk membantu mempererat kasih sayang dalam keluarga agar semakin harmonis dan kokoh dalam membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” jelas Musobihin.
Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari program Bimas Islam Kementerian Agama dan diselenggarakan secara kolaboratif bersama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Banjarnegara. Sinergi antara Kemenag dan Puskesmas ini telah terjalin lama dan terus diperkuat melalui kegiatan-kegiatan bersama yang menyentuh langsung masyarakat.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Selain mendapatkan pengetahuan baru, peserta juga merasa senang bisa saling mengenal dan memperluas relasi sosial antar sesama pasangan.
“Dengan bertambah teman, harapannya juga bisa menambah rejeki dan mempererat tali silaturahmi,” imbuh salah satu peserta.
Lurah Sokanandi, Suryono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada KUA Banjarnegara yang telah memilih Kelurahan Sokanandi sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
“Kami merasa bersyukur karena dari 13 desa dan kelurahan di Kecamatan Banjarnegara, Sokanandi diberi kesempatan menjadi tuan rumah. Ini adalah kebanggaan sekaligus amanah bagi kami,” ujarnya.
Turut hadir sebagai pemateri, bidan Evril dari Puskesmas 2 Banjarnegara yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh.
“Kesehatan keluarga bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, tetapi seluruh anggota keluarga. Dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, kita bisa menciptakan keluarga yang sehat dan bahagia,” jelasnya.
Pemateri lainnya, Nasirin dari Kemenag, menyampaikan bahwa komunikasi yang baik dalam rumah tangga menjadi kunci utama terbentuknya keluarga sakinah.
“Pasangan suami istri harus saling memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam keluarga harmonis, yang diperebutkan bukan siapa yang paling benar, tetapi siapa yang lebih dahulu mengalah dan memahami,” tuturnya.
Meski dilaksanakan pada hari kerja, kegiatan pembinaan tetap berlangsung lancar dan penuh semangat. Wilayah Sokanandi yang dikenal memiliki aktivitas masyarakat yang cukup tinggi tetap mampu mengirimkan peserta secara penuh.
“Ini membuktikan bahwa masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pembinaan keluarga. Kami sangat bangga bisa menggelar kegiatan ini,” pungkas Musobihin.







