KUA Kalibening Perkuat Spirit Keberkahan dan Kesyukuran di Kelompok PKH Sikumpul

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperkuat pembinaan keagamaan dan ketahanan keluarga di kalangan masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Tim Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalibening kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan pada Rabu (22/10) di Dusun Banurejo, Desa Sikumpul.

Kegiatan yang diikuti oleh Kelompok Binaan PKH ini diisi oleh dua penyuluh aktif KUA Kalibening, yaitu Susmiyatidan Sarwono, dengan mengangkat tema “Pentingnya Bersyukur dalam Menjaga Keluarga Sakinah dan Cara Mencari Keberkahan Rezeki.”

Dalam pemaparannya, Susmiyati menyampaikan bahwa rasa syukur merupakan pondasi utama dalam membangun keluarga sakinah. Ia menekankan bahwa keluarga yang bahagia bukanlah yang serba berkecukupan, tetapi yang mampu menerima dengan lapang hati dan mensyukuri setiap nikmat Allah.
“Syukur menjaga hati tetap tenang dan jauh dari rasa iri. Ketika keluarga saling mengingatkan untuk bersyukur, maka rumah tangga akan dipenuhi ketenteraman dan keberkahan,” ujarnya.

Sementara itu, Sarwono menjelaskan bahwa keberkahan rezeki tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta, melainkan dari kehalalan cara memperolehnya dan kemanfaatannya bagi keluarga serta sesama.
“Allah menambah rezeki bagi mereka yang bersyukur dan bekerja dengan jujur. Rezeki yang berkah akan membawa kedamaian, sementara harta tanpa keberkahan hanya akan menimbulkan kegelisahan,” tutur Sarwono.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mendengarkan materi, serta aktif berdialog tentang pengalaman mereka dalam menjaga keharmonisan keluarga dan mengatur kehidupan ekonomi secara sederhana namun bermakna.

Acara diakhiri dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu penyuluh, memohon agar seluruh peserta diberi kekuatan iman, kelapangan rezeki, dan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Melalui kegiatan seperti ini, KUA Kalibening terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat, menghadirkan dakwah yang menyejukkan sekaligus memperkuat pondasi spiritual masyarakat.

(wha, azd)

Skip to content