KUA Mandiraja Tampilkan Kreativitas dan Kekompakan dalam Lomba Dekorasi Semarak HUT RIke-80

Banjarnegara (Humas) – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun ini benar-benar terasa di Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah lomba penilaian dekorasi Semarak HUT RI yang diikuti oleh 13 kantor dan sekolah serta 16 desa se-Kecamatan Mandiraja. (14/8)

Pada Kamis pagi, Tim 1 Panitia HUT RI ke-80 yang terdiri dari pendamping desa Mba Santi beserta dua rekannya, melakukan kunjungan penilaian ke Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala KUA Mandiraja, Irfan Sulastono, bersama jajaran pegawai yang tampil.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek kebersihan, kerapian, estetika dekorasi bernuansa kemerdekaan, serta kreativitas penataan ruang. Selain itu, semangat kekompakan dan kebersamaan antarpegawai juga menjadi poin penting dalam proses penilaian.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat berpartisipasi dalam lomba semarak HUT RI ke-80 ini. Selain menjadi ajang memupuk nasionalisme, kegiatan ini juga menguatkan kebersamaan di lingkungan kerja. Harapannya, semangat kemerdekaan ini tidak hanya dirayakan setiap Agustus, tetapi terus hidup di hati kita setiap hari,” ujar Irfan Sulastono.

Mewakili tim penilai, Mba Santi memberikan apresiasi kepada KUA Mandiraja yang dinilai telah mempersiapkan dekorasi dengan penuh kreativitas.

“Penilaian ini bukan hanya soal hiasan atau kebersihan kantor, tetapi juga tentang bagaimana instansi menampilkan semangat gotong royong dan kebersamaan. KUA Mandiraja sudah menunjukkan kekompakan luar biasa,” tuturnya.

Suasana penilaian berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Berbagai ornamen merah putih, bendera mini, dan hiasan tematik menghiasi setiap sudut kantor. Halaman depan pun tampak meriah dengan sentuhan kreatif yang menambah semangat kemerdekaan.

Partisipasi KUA Mandiraja dalam lomba ini menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang simbol dan dekorasi, melainkan juga tentang menumbuhkan rasa persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air di setiap insan yang terlibat. (H/M, azd)

Skip to content