KUA Susukan Dukung MAPSI Tingkat Kecamatan, Penyuluh Agama Islam Jadi Dewan Juri

Banjarnegara (Humas) – Semarak kegiatan lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Susukan berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar pada hari Kamis (18/9) di salah satu sekolah dasar di wilayah tersebut menghadirkan berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, kaligrafi, pidato, hingga cerdas cermat Islami.

Menariknya, dalam kegiatan ini salah satu Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susukan dipercaya menjadi salah satu dewan juri. Kehadiran penyuluh agama sebagai juri memberikan warna tersendiri, sekaligus menegaskan peran KUA tidak hanya dalam pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga aktif dalam pembinaan generasi muda melalui dunia pendidikan dan seni Islami.

Dalam keterangannya, Mira Nuzulurohmah selaku penyuluh agama menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Menurutnya, lomba MAPSI bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. “Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an, berpidato, dan berkarya seni Islami akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak kecamatan, sekolah, serta masyarakat. Enan Setiyadi selaku Korwilcam Dikpora kecamatan Susukan menyampaikan dukungan dengan hadir dan menyemangati para peserta.

“Para guru dan orang tua tampak antusias memberikan semangat kepada anak-anak. Suasana semakin semarak dengan penampilan peserta yang menunjukkan bakat serta kemampuan terbaiknya, saya yakin dengan kegiatan MAPSI tingkat kecamatan ini akan terpilih utusan peserta terbaik dari yang baik untuk mewakili kecamatan Susukan di tingkat kabupaten,” ucapnya dengan antusias.

Dengan adanya juri dari kalangan penyuluh agama, diharapkan penilaian lomba semakin objektif dan edukatif. Selain itu, keterlibatan KUA Susukan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membina generasi Qur’ani.

Melalui lomba MAPSI tingkat kecamatan ini, para pemenang nantinya akan mewakili Susukan ke tingkat kabupaten. Harapannya, prestasi yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menginspirasi anak-anak lain untuk semakin mencintai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (mnr/yay, azd)

Skip to content