Kuota Belum Terpenuhi, PPDB MI Al-Fatah 2021 Masih Dibuka

Banjarnegara – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MI Al-Fatah tahun pelajaran 2021-2022 masih dibuka. Penyelenggaraan PPDB digelar secara online maupun offline. Meskipun menerima secara online, namun calon peserta didik harus datang langsung ke Madrasah untuk mengikuti tes penjajakan personal tahap awal. Materi tes antara lain calistung, membaca teks Arab, hafalan-hafalan suroh pendek (Adduha-Annas), dan doa sehari-hari.

Bertempat  di  MI Al-Fatah, satu per satu orang tua dan calon peserta didik baru mulai mengikuti tes penjajakan  personal.  Tes ini sangat penting untuk mengetahui kemampuan awal calon peserta didik. Walaupun diadakan sangat terbatas dan dengan protokoler kesehatan yang ketat,  tes berjalan lancar dan para orang tua sangat antusias untuk mengantarkan putra/putri mereka.

Selain menetapkan materi-materi tes, panitia PPDB juga menetapkan syarat lain untuk calon peserta didik yang akan masuk dalam program tahfidz kelas khusus selama 2-3 tahun. Fasilitas bebas tesmasuk dan bebas syahriyyah selama tiga bulan diberikan kepada calon peserta didik yang sudah imtas (lulus baca tulis Al-Qur’an metode Qiroati) dan telah siap masuk program Tahfidz kelas khusus.

Ketua PPDB, Nihrirotun Nasihah merinci, kapasitas kursi peserta didik belum mencapai kuota 100%. Dengan dibukanya kembali gelombang kedua diharapkan kuota menjadi terpenuhi. PPDB akan ditutup sewaktu-waktu oleh panitia setelah kuota benar-benar terpenuhi. Untuk para orang tua yang akan menghantarkan putra/putrinya ke jenjang Madrasah Ibtidaiyah, harap segera melakukan pendaftaran.

Adanya pandemi membuat kegiatan PPDB sedikit terhambat. Dibuktikan dengan kuota yang belum mencapai 100% padahal sudah hampir kelulusan per Rabu (21/4) ini.

“Namun demikian, kami optimis bahwa di bulan Mei kuota akan terpenuhi. Apalagi di MI Al-Fatah memiliki program unggulan Tahfidz Al-Qur’an dan Qiroati yang sangat diminati oleh para orang tua,” pungkasnya.(nasd/mnh)