Langit Arafah Terbuka Lebar Penyuluh Agama Islam KUA Rakit Yakinkan Doa Ibu Mustajab di  Majelis Taklim Riyadus Sholihin Bandingan

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati adakan penyuluhan di Majelis Taklim (MT)  Riyadus Sholihin Desa Bandingan pimpinan Siti Solihat pada Selasa (19/5/2026).

Kegiatan ini diikuti 20 jama’ah bertempat di Masjid Al Furqon berjalan dengan khidmat. Kali ini Endah mengangkat tema “Doa Arofah Untuk Ibu Saat Langit Terbuka Lebar”. Tema ini diangkat untuk mengingatkan ibu-ibu akan keistimewaan waktu Arafah yang menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa.

Dalam penyuluhannya, dijelaskan bahwa Hari Arafah adalah hari di mana Allah Swt membanggakan hamba-hamba-Nya yang wukuf di hadapan penduduk langit. Rasulullah saw bersabda bahwa tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah. Karena itu, doa yang dipanjatkan pada hari tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan.“Khusus untuk ibu-ibu, doa kalian memiliki kedudukan yang luar biasa. Doa ibu untuk anak dan keluarga tidak ada hijabnya dengan Allah. Nah, ketika langit Arafah terbuka lebar, manfaatkanlah waktu itu untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat bagi suami, anak, dan cucu,” jelas Endah.

Lebih lanjut, disampaikan beberapa adab berdoa di hari Arafah agar lebih mustajab. Pertama, awali dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Kedua, hadirkan hati yang khusyuk dan yakin bahwa Allah mendengar. Ketiga, doakan kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan kaum muslimin secara umum. Keempat, perbanyak membaca doa yang diajarkan Nabi: La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.

 Siti Solihat selaku pimpinan MT Riyadus Sholihin menyampaikan rasa syukur atas materi yang sangat relevan. “Biasanya kami hanya tahu Arafah itu wukufnya jamaah haji. Ternyata kami yang di rumah juga bisa ikut merasakan keberkahannya lewat doa. Ini jadi penyemangat kami untuk lebih khusyuk beribadah,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon agar seluruh ibu di MT Riyadus Sholihin diberi kesehatan, kesabaran, dan kekuatan dalam mendidik keluarga. Jamaah juga diajak untuk mengagendakan doa khusus bagi anak dan suami pada siang hari Arafah nanti. 

(n/azd)

Skip to content