Penyuluh KUA Mandiraja dan Pendamping PKH Siapkan Sosialisasi “GERIMIS”, Bangun Kesadaran Kemandirian Masyarakat

Banjarnegara (Humas) – Upaya membangun kesadaran masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri terus digencarkan oleh berbagai pihak di Kecamatan Mandiraja. Pada kegiatan yang berlangsung hari ini, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja, Feti Sulistiyani dan Hendriyanto, berkolaborasi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Gunawan, dalam mensosialisasikan program GERIMIS (Gerakan Malu Mengaku Miskin). (20/5/26) 

Program GERIMIS direncanakan sebagai gerakan edukatif dan motivatif yang bertujuan menumbuhkan semangat kemandirian masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat bantuan sosial. Melalui pendekatan persuasif dan pembinaan mental, masyarakat diharapkan memiliki motivasi untuk meningkatkan taraf hidup serta tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Dalam pertemuan koordinasi tersebut, para penyuluh dan pendamping PKH membahas strategi sosialisasi yang akan dilakukan kepada masyarakat desa binaan. Program ini nantinya tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga motivasi spiritual, penguatan mental, serta dorongan untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga.

Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Feti Sulistiyani, menyampaikan bahwa gerakan ini bukan bertujuan merendahkan masyarakat penerima bantuan, melainkan mengajak masyarakat agar memiliki semangat bangkit dan mandiri. “GERIMIS adalah gerakan untuk membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki potensi untuk maju. Bantuan sosial sebaiknya menjadi penyemangat untuk berkembang, bukan membuat ketergantungan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Hendriyanto yang menilai bahwa pendekatan keagamaan dan sosial perlu berjalan beriringan agar pembinaan masyarakat lebih efektif. Menurutnya, semangat bekerja, ikhtiar, dan rasa malu bergantung terus-menerus kepada bantuan merupakan bagian dari nilai positif yang perlu ditanamkan.

Sementara itu, Pendamping PKH Gunawan menyambut baik sinergi bersama KUA Mandiraja tersebut. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu memberikan dampak nyata bagi keluarga penerima manfaat PKH. “Kami ingin masyarakat penerima bantuan memiliki motivasi untuk naik kelas dan lebih percaya diri dalam membangun ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Rencananya, sosialisasi GERIMIS akan dilaksanakan secara bertahap di beberapa desa dengan melibatkan tokoh masyarakat, kelompok PKH, serta unsur pemerintah desa. Program ini diharapkan menjadi gerakan positif yang mampu membangun budaya kerja keras, semangat kemandirian, dan optimisme masyarakat menuju kehidupan yang lebih sejahtera. 

(m/azd)

Skip to content