Lewat Penyuluhan Keagamaan, KUA Kalibening Tanamkan Nilai Syukur dan Keikhlasan

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat, Tim Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening kembali melaksanakan kegiatan kepenyuluhan pada Kamis (16/10). Kegiatan ini digelar bersama Kelompok Binaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kalibombong, Kecamatan Kalibening.

Penyuluhan diisi oleh dua penyuluh aktif KUA Kalibening, yakni Ngudi Rahayu dan Sarwono, dengan materi bertema “Cara Bersyukur dan Tips Meraih Rezeki yang Berkah.”

Dalam pemaparannya, Ngudi Rahayu menekankan bahwa rasa syukur merupakan kunci utama dalam memperoleh ketenangan batin dan keberkahan hidup. “Bersyukur bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan sikap. Ketika kita mampu menerima takdir Allah dengan ikhlas dan berusaha sebaik mungkin, maka hidup akan terasa lebih ringan dan penuh makna,” jelasnya.

Sementara itu, Sarwono menyampaikan bahwa rezeki yang berkah tidak selalu diukur dari banyaknya materi, melainkan dari manfaat dan keberkahan yang dirasakan. “Rezeki yang berkah datang dari usaha yang jujur, doa yang tulus, dan hati yang ridha. Jangan pernah iri dengan rezeki orang lain, karena Allah sudah mengatur jatah masing-masing dengan adil,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Para peserta yang terdiri dari anggota PKH tampak antusias mendengarkan materi, bahkan aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman hidup sehari-hari yang berkaitan dengan tema yang disampaikan.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh peserta senantiasa diberi kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemampuan untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan.

Melalui kegiatan ini, KUA Kalibening berharap penyuluhan keagamaan dapat terus menjadi wadah pembinaan moral dan spiritual masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi keluarga.

(wha/azd)

Skip to content