M. Syaiful Abidin Bedah Tafsir Surat Al-‘Ashr, Dorong Anggota MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Raih Sukses Dunia Akhirat

Banjarnegara (Humas) — Kegiatan bimbingan dan kepenyuluhan keagamaan terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, khususnya melalui peran aktif Penyuluh Agama Islam (PAI). Pada hari Selasa (14/10/2025), giliran Majelis Taklim (MT) Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Pagentan yang mendapatkan siraman rohani.

Bimbingan kepenyuluhan ini dipimpin langsung oleh M. Syaiful Abidin, PAI KUA Pagentan, dan diikuti oleh 21 orang anggota majelis taklim. Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, bertempat di kediaman salah satu anggota, yakni Ibu Relawati. Tema yang diangkat kali ini sangat relevan dan mendalam, yaitu “Tafsir Surat Al-‘Ashr: Orang yang Sukses pada Diri dan Orang Lain.”

Dalam paparannya, M. Syaiful Abidin mengupas tuntas kandungan Surat Al-‘Ashr yang singkat namun padat makna. Menurutnya, surat ini adalah kunci utama untuk menghindari kerugian abadi. “Menurut tafsir surat Al-‘Ashr, menjadi orang yang sukses bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga bisa menyelamatkan orang lain. Sukses inilah yang menyelamatkan kerugian di dunia dan akhirat,” jelas Syaiful. Ia menekankan bahwa keberhasilan sejati mencakup empat pilar: memiliki iman yang kuat, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran (tawaushau bil-haq), dan saling menasihati dalam kesabaran (tawaushau bis-shabr).

Dua pilar terakhir, yaitu saling menasihati, menunjukkan dimensi sosial dari kesuksesan seorang Muslim. Syaiful Abidin mengajak seluruh anggota MT untuk tidak hanya fokus pada perbaikan diri sendiri, tetapi juga aktif berperan sebagai agen penyelamat bagi sesama, dengan mengajak pada kebaikan dan menguatkan saat menghadapi kesulitan.

Ketua Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Pagentan, Khusnul Khotimah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas bimbingan yang telah disampaikan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan bimbingan penyuluhan yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam,” ujarnya. Khusnul Khotimah mengakui bahwa tema yang diangkat sangat menyentuh dan menjadi pengingat bagi seluruh anggota.

“Tema ‘Tafsir Surat Al-‘Ashr: Orang yang Sukses pada Diri dan Orang Lain’ menjadi pengingat bagi kami semua bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat kita bagi orang lain. Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat anggota untuk terus meningkatkan iman, amal salih, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menguatkan dalam kesabaran,” tutup Khusnul Khotimah, berharap esensi surat pendek tersebut benar-benar terinternalisasi dan terwujud dalam kehidupan sehari-hari anggota majelis taklim. Kegiatan ini mempertegas peran penting PAI dalam membina dan meningkatkan kualitas spiritual serta sosial masyarakat. 

(msa/ azd)

Skip to content