Banjarnegara (Humas) – Pentingnya membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an kembali digaungkan dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Desa Sokaraja. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, hadir memberikan tausiyah sekaligus motivasi spiritual kepada warga dalam pengajian rutin yang berlangsung penuh khidmat pada Jumat (25/9/2026).
Berlokasi di Majelis Taklim (MT) Nurul Iman Desa Sokaraja, kegiatan ini diikuti oleh 25 jamaah yang tampak antusias menyimak materi. Mengangkat tema “Gemar Membaca Al-Qur’an”, bimbingan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta jamaah terhadap kitab suci serta menjadikannya sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pencerahannya, Sutrisno, menekankan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan sebuah kebutuhan jiwa yang membawa ketenangan dan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Ia mengajak jamaah untuk memulai kebiasaan mulia ini dari langkah-langkah kecil namun konsisten.
“Membaca Al-Qur’an adalah sarana komunikasi terbaik antara hamba dengan Sang Pencipta. Jangan menunggu waktu luang untuk menyapa Al-Qur’an, tetapi luangkanlah waktu kita secara khusus. Mulailah dari beberapa ayat setiap hari secara istiqamah. Istiqamah dalam kebaikan yang kecil jauh lebih dicintai Allah daripada amalan besar yang hanya dilakukan sesekali,” tutur Sutrisno penuh kehangatan.
Ketua Majelis Taklim Nurul Iman, H. Mitro, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan yang terus setia mendampingi dan membina jamaah di tingkat desa. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dan memberikan penyegaran spiritual bagi warga Sokaraja.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan yang rutin berikan oleh Bapak Sutrisno. Arahan beliau hari ini menjadi pengingat sekaligus pemantik semangat bagi kami semua di Majelis Taklim Nurul Iman agar semakin terpacu untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Harapan kami, kegiatan bimbingan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” ungkap H. Mitro.
Acara penyuluhan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kemudahan, keistiqamahan, dan keberkahan dalam mempelajari serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.
(3S/azd)
