Banjarnegara (Humas) – Pojok baca kelas adalah area yang didesain khusus untuk menampung koleksi buku dan menata tempat ternyaman untuk membaca buku. Pojok baca bisa juga disebut perpustakaan mini yang terdapat disetiap kelas. Dalam rangka menyongsong akreditasi E-Lib MEGABARA, MTsN 3 Banjarnegara mengadakan lomba kreasi pojok baca antar kelas. Sebanyak 20 kelas menampilkan karya terbaik pada lomba yang dinilai oleh dewan juri pada hari Sabtu, (9/8).
Panitia dan setiap wali kelas sudah gencar mensosialisasikan lomba ini sejak 15 hari lalu, Dengan antusias semua kelas berkompetisi mempersiapkan segala perlengkapan dan pernak-perniknya sesuai juknis yang sudah tersedia. Setiap kelas memiliki tema sendiri sesuai dengan kreativitasnya masing-masing. Dari yang bertema laut, pantai, hutan, minigraf, jawa, alam, gua, dan sebagainya.
Menurut salah satu juri lomba ini Ridlo Maulana ada beberapa kriteria penilain yang ditetapkan dalam pojok baca oleh tim juri diantaranya;
- Kreatifitas dan keunikan
- Kebersihan, kerapihan, dan keindahan
- Kelengkapan sarana dan administrasi
- Keaktifan murid dalam memanfaatkan pojok baca
“ Tetapi selain hal yang sudah ditetapkan dalam kriteria penilaian tersebut, ada juga hal yang tak kalah penting yaitu kelengkapan koleksi atau koleksi dengan jumlah terbanyak bisa berupa buku fiksi dan nonfiksi yang sudah distempel, dilabel, dan diberi barcode karena buku dalam pojok baca kelas merupakan bagian dari E-Lib MEGABARA,” ujar guru Bahasa Indonesia Kelas VII.
Penilaian dilakukan dengan mengunjungi setiap kelas dan meninjau pojok baca yang sudah disiapkan oleh masing-masing kelas. Widya Oetami, juri yang menilai kelengkapan administrasi yang meliputi struktur kepengurusan pojok baca, tata tertib, jadwal piket layanan, buku kunjung dan peminjaman, juga melakukan uji validasi daftar nama yang terdapat dalam buku pinjaman dan buku kunjungan pojok baca.
“ Kami juga melakukan uji validasi data bahwa nama murid yang tercatat dalam buku pinjaman dan kunjungan benar-benar sudah mengunjungi dan membaca buku yang sudah dipinjam tersebut. Kami menunjuk beberapa murid untuk menyampaikan isi buku tersebut di depan kelas, “ tuturnya dengan semangat.
Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir menyampaikan bahwa kegiatan lomba pojok baca ini disamping untuk menyongsong akreditasi E-Lib MEGABARA juga merupakan salah satu upaya madrasah untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan murid.
“ Kami sangat berharap dengan adanya lomba ini, murid akan menjadikan membaca sebagai budaya atau kebiasaan mereka sehari-hari. Sehingga mereka akan menjadi generasi yang berwawasan luas, cinta buku, lebih cerdas dan mampu bersaing di masa depan, “ terang Natir.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Kepala E-Lib MEGABARA, Samsul Hidayat, mengatakan bahwa pojok baca berperan penting untuk mendukung program literasi madrasah sekaligus turut mensukseskan akreditasi E-Lib MEGABARA.
“ Lomba ini merupakan program perpustakaan yang sudah digelar setiap tahun yang bertujuan untuk memotivasi murid agar lebih giat membaca. Adanya pojok baca juga akan melatih murid agar lebih peduli pada lingkungan tempat belajar mereka sehingga akan menciptakan tempat ternyaman untuk belajar sehingga merasa betah dan tertarik untuk membaca. Tahun ini bertepatan akan diadakannya akreditasi E-Lib MEGABARA. Kami sangat berharap semoga dengan kegiatan ini juga bisa mendatangkan kontribusi positif pada akreditasi E-Lib MEGABARA mendatang, ” pungkasnya. (Fn/La)







