Lolos Audisi, Guru MTs Negeri 1 Banjarnegara Kuatkan Tim Paduan Suara PGRI Kabupaten

Banjarnegara (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh tenaga pendidik MTs Negeri 1 Banjarnegara. Yuniyati, guru mata pelajaran matematika sekaligus wakil kepala urusan kurikulum, berhasil lolos dalam Audisi Tim Paduan Suara PGRI Kabupaten Banjarnegara yang digelar pada Sabtu (9/8) di Rumah Guru PGRI Kabupaten Banjarnegara. Audisi ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan di seluruh Banjarnegara, dengan tujuan membentuk tim paduan suara yang handal yang siap tampil dalam berbagai agenda resmi PGRI.

Dalam proses audisi, para peserta diuji kualitas vokal, ketepatan nada, teknik pernapasan, dan kemampuan harmonisasi. Yuniyati berhasil mencuri perhatian para juri dengan karakter vokalnya yang kuat dan teknik menyanyi yang matang. Kabar kelolosannya disambut dengan penuh kebanggaan oleh keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Ketua PGRI Cabang Banjarnegara, Teguh Riyanto, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme peserta dan kualitas yang ditunjukkan dalam audisi tahun ini.

“Selamat, kami sangat bangga melihat banyak guru yang memiliki talenta di luar tugas mengajar. Audisi ini tidak hanya mencari suara terbaik, tetapi juga membentuk tim yang solid untuk mengharumkan nama PGRI Banjarnegara. Ibu Yuniyati adalah salah satu peserta yang menonjol, baik dari segi kualitas suara maupun penguasaan teknik. Kami berharap beliau dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan guru lainnya,” ujar Teguh.

Sementara itu, Yuniyati mengaku tidak sangat bersyukur dapat lolos seleksi mengingat banyaknya peserta dengan kemampuan luar biasa.

“Saya mendapat amanah dari pengurus PGRI cabang, tentu saya melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya karena menyanyi adalah hobi sekaligus cara saya menyalurkan rasa cinta pada seni. Ketika diumumkan lolos, rasanya campur aduk antara senang dan terharu. Saya berterima kasih kepada keluarga, rekan guru, dan tentunya kepada PGRI cabang yang telah memberikan saya kesempatan,” ungkapnya.

Bagi Yuniyati, menyanyi bukan sekadar seni, melainkan media untuk mengedukasi dan membangun kebersamaan. Ia menilai bahwa keterlibatan guru dalam kegiatan seni dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk mengembangkan bakat non-akademik mereka.

Guru seni musik MTs Negeri 1 Banjarnegara, Amri Inayati, turut memberikan apresiasi atas pencapaian koleganya itu.

“Saya sudah mengenal suara Ibu Yuniyati sejak lama. Beliau memiliki warna suara yang khas dan stabil. Keterlibatan beliau di tim paduan suara PGRI tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Ini menunjukkan bahwa guru Madtsansa bukan hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam pengembangan seni dan budaya,” tutur Amri.

Ketua panitia audisi, Santosa, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan dengan standar tinggi agar tim paduan suara yang terbentuk mampu tampil profesional di berbagai acara.

“Kami menilai peserta dari berbagai aspek teknis, termasuk intonasi, artikulasi, dan dinamika. Ibu Yuniyati memenuhi kriteria tersebut dengan sangat baik. Ke depan, beliau bersama anggota tim lainnya akan menjalani latihan rutin untuk mempersiapkan penampilan di tingkat kabupaten maupun provinsi,” jelas Santosa.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, melalui pernyataan tertulis, juga memberikan ucapan selamat dan dukungan penuh. Menurutnya, keberhasilan Yuniyati menjadi bukti bahwa guru madrasah memiliki peran multifungsi, tidak hanya dalam pembelajaran formal tetapi juga dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan.

Selain menjadi ajang seleksi bakat, audisi ini juga menjadi wadah silaturahmi antar pendidik di Banjarnegara. Suasana kegiatan dipenuhi semangat kebersamaan dan saling mendukung, meskipun kompetisi berlangsung ketat. Tim paduan suara yang terbentuk nantinya akan menjadi representasi resmi PGRI Kabupaten Banjarnegara dalam berbagai agenda, seperti peringatan Hari Guru Nasional, upacara resmi daerah, dan kegiatan seremonial lainnya.

Dengan lolosnya Yuniyati, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin memperkuat reputasinya sebagai madrasah yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan seni dan budaya. Capaian ini diharapkan dapat memotivasi guru dan siswa lain untuk mengasah bakat yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Yuniyati sendiri berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim paduan suara. Ia berharap keterlibatannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para siswa, untuk terus berkarya dengan semangat dan dedikasi.

“Menyanyi adalah bahasa universal yang bisa menyatukan hati. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk PGRI, tetapi juga untuk Banjarnegara,” pungkasnya. (Lin/La)

Skip to content