Banjarnegara (Humas) – MI Muhammadiyah Badakarya turut merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban di Madrasah. Acara ini diadakan pada hari Rabu (19/06) dengan melibatkan seluruh siswa, guru dan komite madrasah.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan, dan sempat vakum beberapa tahun ketika sedang terjadi pandemi covid. Dana untuk pembelian hewan kurban berasal dari pengumpulan infak guru dan siswa selama bulan Ramadan 1445 H.
Laelatul Qodar, kepala MI Muhammadiyah Badakarya memberikan apresiasi kepada seluruh siswa dan guru yang selalu bersemangat dalam mengumpulkan infak.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menyembelih 3 ekor kambing, dan mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah, ” lanjutnya.
Laelatul Qodar berharap kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun sehingga dapat mengajarkan pengalaman berharga pada siswa untuk bisa memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam. “Dengan kegiatan ini, Madrasah ingin mengajarkan kepada kita semua terutama anak-anak untuk bersikap dermawan, tidak kikir dan rakus serta melatih untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, berbagi dan rasa syukur dalam diri siswa,” ujarnya.
Baik guru maupun siswa sangat antusias dan senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Senang banget, baru pernah ikut lihat menyembelih kurban di madrasah, “ tutur Tami, salah satu Siswa MI Muhammadiyah Badakarya.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh Bapak Tejo Wahyono, salah satu anggota komite MI Muhammadiyah Badakarya. Penyembelihan disaksikan oleh seluruh siswa beserta guru kemudian daging kurban dibagikan untuk siswa dan masyarakat di sekitar madrasah. Tejo sangat mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya kegiatan seperti ini dapat membentuk dan mendidik generasi berakhlak mulia serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Warga di sekitar Madrasah juga mengucapkan terima kasih atas pembagian hewan kurban yang dilaksanakan di Madrasah. “Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada keluarga besar MI Muhammadiyah Badakarya, semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin tiap tahun,” ungkap Sarwono, salah satu warga Desa Badakarya. (FW)







