Banjarnegara – P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, sebuah program dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan mengembangkan karakter dan kompetensi siswa sesuai nilai-nilai Pancasila melalui proyek pembelajaran berbasis isu di lingkungan sekitar. Program ini melatih siswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang berkarakter dan kompeten, yang mencakup enam dimensi yaitu beriman, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Pelajaran P5 Fase A kelas 2B MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) mengambil tema gaya hidup berkelanjutan dengan salah satu kegiatannya yaitu gerakan peduli sampah. Gaya hidup berkelanjutan adalah cara hidup yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian sumber daya untuk generasi mendatang, dengan menerapkan pilihan sadar dalam konsumsi, energi, dan pengelolaan sampah. Contoh praktiknya meliputi mengurangi sampah plastik, menghemat energi, menggunakan transportasi umum, mengonsumsi makanan lokal, dan memilah sampah.
Sabtu kemarin kelas 2B MIMAU melaksanakan praktek membuat kolase sampah plastik. Dengan berjumlah tujuh kelompok yang masing-masing kelompoknya berjumlah empat anak, sampah-sampah plastik bekas jajan mereka dari kelas 2B tersebut dikolasekan pada gambar pahlawan yang berbeda ditiap kelompoknya. Dengan cara menggunting kecil-kecil kemudian ditempelkan menggunakan lem mereka saling bekerjasama satu sama lain. Dengan menyesuaikan bentuk gambar dan potongan tiap sampah plastik yang mereka potong, satu demi satu bagian gambar pahlawan yang disiapkan mulai terhias dengan rapi.
“perhatikan gambar dan tiap garisnya, agar kolasenya rapi bentuknya harus menempel dengan hati-hati dan sesuaikan bentuk sesuai gambar,” jelas Nurul Khikmah wali kelas 2B tersebut.
Selama dua jam pelajaran lamanya satu demi satu kelompok menyelesaikan tugas yang diberikan. Dari kegiatan tersebut harapannya anak-anak dapat belajar tentang pemanfaatan sampah plastik jajan untuk hiasan dan juga belajar mengurangi sampah dilingkungan sekitar.
“melalui praktek ini semoga kalian bisa mengurangi sampah atau tidak membuang sampah sembarangan, manfaatkan sampah disekitar kalian untuk diolah menjadi berbagai macam benda yang bermanfaat, dan selain itu cintailah bumi kita dengan kurangi sampah plastik,” pesan Nurul dalam penutupan kegiatan dijam akhir lalu.(NF)







