Banjarnegara – Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk kelas 1 SD/ MI semester 1 bisa bervariasi tergantung tema yang dipilih sekolah, namun contohnya meliputi Gaya Hidup Berkelanjutan dengan fokus pada pengelolaan sampah atau pengenalan tanaman, serta Kearifan Lokal dengan tema Menanam sayuran bisa menjadi cara untuk mengenali dan melestarikan potensi lokal, terutama di daerah yang memiliki potensi pertanian.
Kegiatan ini mendukung sektor pertanian dan ekonomi lokal. Tujuannya adalah membentuk karakter siswa melalui kegiatan yang melatih dimensi Beriman dan bertakwa, Mandiri, Bernalar kritis, dan Kreatif. Salah satunya MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) fase A kelas 1C ini mempelajari tentang Tanaman dengan dimulainya pengenalan benda mati dan benda hidup, untuk selanjutnya penjabaran tentang benda hidup atau yang biasa dikenal makhluk hidup.
Dimulai dari macam-macam makhluk hidup, ciri-cirinya hingga lebih rinci sampai ke macam tanaman, kegunaan, contoh dari macam-macam tanaman tersebut dan lainnya. Terjadwal empat jam pelajaran dengan dibagi dua kali, materi P5 diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak khususnya disini kelas 1C. Dan Senin kemarin kelas 1C mempraktekkan membuat pot dari botol bekas (benda mati) untuk dibuat bentuk hewan dan untuk menanam bunga atau tanaman lainnya (benda hidup).(27/10)
Nuri Fatimah selaku wali kelas 1C menyampaikan bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat pot tersebut. Antara lain botol bekas air mineral ukuran 1.600 ml, gunting, spidol dan cutter. Pembelajaran membuat pot bentuk hewan dari botol plastik menekankan pada kegiatan kreatif dan edukatif untuk mendaur ulang sampah. Prosesnya meliputi membersihkan botol, menggambar pola hewan (seperti kelinci atau beruang) dan memotongnya, serta membuat lubang drainase. Jika ingin lebih indah bisa ditambahkan mengecat dengan warna dasar dan detail wajah hewan yang dibuat. Namun untuk proses pembuatannya harus memerlukan yang lebih lama, jadi kalo ini belum bisa dicat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui kerajinan tangan yang bermanfaat. Langkah-langkah pembuatan
Persiapan botol cuci bersih botol plastik bekas, kemudian membuat pola gambar bentuk hewan (misalnya, telinga kelinci atau kepala kuda) menggunakan spidol pada botol. Selanjutnya membentuk pot dengan menggunting botol mengikuti pola yang telah digambar. Untuk bagian yang sulit, gunakan cutter agar lebih rapi. Untuk selanjutnya membuat lubang drainase yaitu duat lubang-lubang kecil di bagian dasar botol sebagai sistem drainase air. Terakhir membersihkan bekas spidol dengan menghapus tanda spidol yang tersisa setelah bentuk pot terbentuk. Jika pot sudah terbentuk maka siap untuk ditanam tanaman, isi pot dengan tanah dan tanaman, lalu gantung atau letakkan pot di tempat yang sesuai.
“Alhamdulillah tahap demi tahapan sudah kita laksanakan dengan baik, dan sudah berhasil bagus, terimakasih kerjasamanya ya nak anak kelas 1C semua, semangat berkreasi,”ungkap Nuri melihat antusiasme siswa kelas 1C yang berhasil menyelesaikan tugasnya.
“dari praktek kita hari ini dapat kita lihat manfaat pembelajaran yang didapatkan, contohnya mengurangi sampah plastik dengan memberikan solusi kreatif untuk mengurangi limbah plastik yang dapat mencemari lingkungan, meningkatkan kreativitas dengan melatih anak-anak untuk berkreasi dan berpikir inovatif melalui proses desain, dan juga menumbuhkan kesadaran lingkungan bahwa pentingnya daur ulang dan kepedulian terhadap alam sejak usia dini,”lanjut Nuri menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan tersebut.(NF)







