Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali memperkuat sinergi dengan Puskesmas Banjarnegara 1 melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang dilaksanakan pada Rabu (26/11) di Puskesmas Banjarnegara 1. Kerja sama ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah terjalin lama antara kedua lembaga dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi warga madrasah.
Kepada tim warta Madtsansa, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen madrasah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi siswa.
“Kerja sama ini selalu kami perpanjang setiap tahun karena manfaatnya sangat besar bagi peserta didik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa mendapatkan layanan kesehatan berkala, penyuluhan, pemeriksaan, dan pendampingan yang profesional. Dengan adanya MOU ini, kami dapat terus menghadirkan sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga peduli terhadap kesehatan,” ujar Yatiman.
Beliau menambahkan bahwa layanan kesehatan seperti skrining, imunisasi, hingga pemeriksaan gigi adalah hal mendasar yang sangat dibutuhkan siswa, terutama di tingkat remaja.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Banjarnegara 1 memberikan apresiasi yang tinggi kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara yang terus menjaga hubungan baik dan aktif mendukung program kesehatan sekolah.
“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. MTs Negeri 1 Banjarnegara termasuk lembaga pendidikan yang konsisten dan responsif terhadap program kesehatan. Dengan adanya MOU ini, kami dapat menjadwalkan layanan dengan lebih terstruktur, baik skrining tahunan, imunisasi, edukasi gizi, maupun pemeriksaan kesehatan lingkungan,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan sekolah sangat penting dalam menciptakan budaya hidup sehat sejak dini.
Pembina UKS dan PMR Madtsansa, Erma Ratnaningrum, juga memberikan pernyataan mengenai pentingnya kolaborasi ini dalam membangun budaya kesehatan di sekolah.
“Melalui kerja sama ini, UKS dan PMR dapat menjalankan program-programnya dengan lebih maksimal. Para anggota PMR bisa belajar langsung dari tenaga kesehatan, mulai dari pertolongan pertama hingga edukasi terkait gizi dan kebersihan. Selain itu, UKS dapat mengelola kegiatan kesehatan siswa secara lebih terarah,” jelas Erma.
Ia berharap sinergi ini mampu memberikan dampak positif terutama dalam pencegahan penyakit dan pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat.
Wakil Kepala Madrasah urusan Humas, Linara, menambahkan bahwa agenda penandatanganan MOU setiap tahun selalu menjadi momen penting bagi madrasah.
“Setiap tahun kegiatan ini selalu kami nantikan karena menjadi titik awal penyusunan program kesehatan madrasah. Dengan kerja sama ini, komunikasi antara madrasah dan puskesmas juga semakin intens, sehingga ketika ada kebutuhan mendesak atau program tertentu, prosesnya menjadi lebih cepat dan efektif,” ungkap Linara.
Melalui MOU ini, kedua pihak sepakat melanjutkan berbagai program seperti skrining kesehatan, pemberian imunisasi, penyuluhan gizi dan kebersihan, pemeriksaan gigi, pemantauan kantin sehat, hingga pemeriksaan lingkungan sekolah.
Kerja sama ini tidak hanya memperkuat layanan kesehatan di madrasah, tetapi juga menjadi dorongan bagi siswa untuk lebih peduli pada kondisi fisik dan kebersihan diri.
Dengan perpanjangan MOU tahun ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara dan Puskesmas Banjarnegara 1 berharap dapat terus menjaga kesehatan para siswa, guru, dan seluruh warga madrasah secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang solid, keduanya optimis dapat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Fy/La)







