Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana tanah longsor di Situkung, Pandanarum, pada Rabu (19/11). Aksi kepedulian ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari imbauan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara agar seluruh satuan kerja turut serta meringankan beban para penyintas bencana tersebut.
Kegiatan dimulai setelah pelaksanaan tadarus pagi. Para pengurus OSIM kemudian bergerak menuju setiap kelas untuk mengumpulkan infak terbaik dari seluruh siswa Madtsansa. Suasana haru dan semangat kepedulian tampak terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Para siswa menyambut ajakan berbagi ini dengan antusias dan sukarela, meski sebagian dari mereka memberikan dari uang jajan yang sangat sederhana.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap kegiatan ini. Menurutnya, penggalangan dana bukan hanya aksi sosial, tetapi merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa.
“Madrasah tidak hanya mendidik anak-anak agar cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak. Kepedulian kepada sesama adalah nilai penting yang harus ditanamkan sejak dini. Musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Situkung adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir membantu,” ujar H. Yatiman.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menguatkan rasa empati, solidaritas, serta kepedulian sosial yang menjadi fondasi utama dalam pendidikan madrasah.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ikhsanudin, menjelaskan bahwa aksi penggalangan dana ini merupakan bagian dari program pembiasaan karakter melalui aktivitas sosial.
“Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan respon yang luar biasa. Kami ingin membiasakan mereka untuk peka, untuk tidak menutup mata saat terjadi bencana di sekitar kita. Sedikit yang diberikan oleh siswa, kalau dikumpulkan bersama, insya Allah sangat berarti bagi korban bencana,” terang Ikhsanudin.
Ia juga memastikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui mekanisme resmi Kementerian Agama agar tepat sasaran.
Ketua OSIM MTs Negeri 1 Banjarnegara, Daud Amar Faozan, memimpin langsung kegiatan penggalangan dana bersama seluruh pengurus. Amar mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan amanah besar bagi OSIM sebagai representasi peran kepemimpinan siswa.
“Saat kami masuk ke kelas-kelas, banyak teman yang langsung berdiri dan memberikan infak mereka. Rasanya haru sekali melihat kepedulian mereka. Semoga apa yang kami kumpulkan hari ini bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Amar.
Amar juga menyampaikan rasa bangganya karena siswa Madtsansa mampu menunjukkan kepemimpinan sosial yang nyata melalui aksi sederhana namun penuh makna.
Salah satu siswa kelas 8H, Dewi, menceritakan pengalamannya berpartisipasi dalam kegiatan ini. Menurutnya, meski bantuan yang ia berikan tidak besar, ia berharap dapat meringankan beban para korban.
“Saya sedih mendengar ada longsor di Situkung. Waktu OSIM datang ke kelas, saya langsung ingin ikut berbagi. Semoga bantuan dari kami meskipun kecil, bisa membantu mereka yang sedang mengalami kesusahan,” tutur Dewi dengan mata berkaca-kaca.
Bagi Dewi dan teman-temannya, kegiatan ini memberikan pelajaran penting tentang empati dan kasih sayang antarsesama.
Kegiatan penggalangan dana berjalan tertib dan penuh kekeluargaan. Jumlah donasi yang terkumpul akan diumumkan setelah dilakukan penghitungan resmi oleh pihak madrasah. Selanjutnya, dana akan segera disalurkan kepada pos bantuan resmi di Kecamatan Pandanarum.
Melalui aksi ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara mengukuhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang bukan hanya mengutamakan prestasi, tetapi juga membina karakter dan kepedulian sosial siswa.
“Semoga keikhlasan seluruh keluarga besar Madtsansa menjadi amal jariyah dan membawa keringanan bagi para korban,” tutup H. Yatiman. (Fy/La)







