Banjarnegara (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MTs Negeri 1 Banjarnegara. Tim futsal putra dan putri berhasil mengukir sejarah dengan meraih juara 3 dalam ajang Futsal Super Cup Banjarnegara yang digelar oleh Asosiasi Futsal Banjarnegara pada 17–20 September 2025 di GOR Jaskon Banjarnegara. (20/9)
Kompetisi bergengsi tingkat pelajar ini mempertemukan tim-tim kuat dari berbagai sekolah dan madrasah se-Kabupaten Banjarnegara. MTs Negeri 1 Banjarnegara menurunkan dua tim sekaligus, yaitu tim futsal putra dan putri. Keduanya tampil penuh semangat dan kerja sama hingga berhasil menembus babak semifinal, dan akhirnya menyabet juara 3 setelah melalui perjuangan sengit.
Di babak penyisihan, tim putra MTsN 1 Banjarnegara tampil dominan dengan mengalahkan lawan-lawannya melalui strategi cepat dan serangan balik yang mematikan. Sementara itu, tim putri juga menunjukkan performa tak kalah gemilang dengan koordinasi antar pemain yang solid.
Meski harus puas berhenti di semifinal setelah bertemu lawan berat, semangat juang tak luntur. Kedua tim mampu bangkit di pertandingan perebutan juara 3 dan menutup turnamen dengan kemenangan manis.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para siswa.
“Alhamdulillah, ini adalah prestasi luar biasa yang patut kita syukuri. Anak-anak telah berjuang dengan penuh semangat, sportivitas, dan kekompakan. Juara 3 ini bukan hanya sekadar piala, tetapi bukti bahwa MTsN 1 Banjarnegara mampu bersaing di ajang olahraga tingkat kabupaten,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pihak madrasah akan terus mendukung bakat dan minat siswa di bidang olahraga, khususnya futsal, agar dapat berkembang lebih baik di masa depan.
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan disiplin para pemain.
“Sejak awal kami memang menekankan pada anak-anak pentingnya latihan rutin dan kedisiplinan. Hasilnya terlihat nyata. Meski hanya meraih juara 3, namun proses dan perjuangan yang mereka lakukan jauh lebih berharga. Semoga ke depan kita bisa menargetkan juara 1,” kata Ikhsanudin dengan penuh optimisme.
Prestasi ini juga tak lepas dari peran Dwi Fatmawati, pembimbing futsal MTsN 1 Banjarnegara. Ia mengungkapkan rasa haru dan bangganya melihat anak-anak asuhnya tampil gigih di lapangan.
“Saya melihat mereka bermain dengan hati. Mereka sadar membawa nama baik madrasah, sehingga semua tampil totalitas. Tentu ada evaluasi yang harus diperbaiki, tetapi bagi saya keberanian dan semangat mereka adalah kunci keberhasilan. Saya bangga sekali pada anak-anak,” ungkap Dwi Fatmawati.
Kebahagiaan juga terpancar dari para pemain futsal MTsN 1 Banjarnegara. Bayu Rachmantyo, salah satu pemain tim putra, mengatakan, “Kami sempat down setelah kalah di semifinal, tapi kami tidak mau menyerah. Alhamdulillah, kami bisa bangkit dan akhirnya meraih juara 3. Ini motivasi besar buat kami untuk lebih baik lagi.”
Sementara itu, dari tim putri, Ame Lia menyampaikan rasa syukurnya.
“Senang sekali bisa membawa pulang piala. Terima kasih kepada pelatih, guru, dan teman-teman yang sudah mendukung. Ini pengalaman berharga, dan semoga tahun depan kami bisa lebih baik.”
Pemain putri lainnya, Nadine Calista, yang berposisi sebagai kiper, menambahkan bahwa dukungan tim sangat membantunya menjaga gawang.
“Saya berusaha semaksimal mungkin agar gawang tidak mudah ditembus. Berkat kerja sama tim, kami bisa bertahan dan akhirnya meraih juara 3. Rasanya luar biasa.”
Dengan capaian ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali membuktikan diri sebagai salah satu madrasah yang tak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga.
H. Yatiman menutup dengan pesan penuh semangat.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk selalu berusaha, berdoa, dan pantang menyerah. InsyaAllah, jika kita tekun dan kompak, tidak ada yang mustahil untuk diraih.”
Ajang Futsal Super Cup Banjarnegara 2025 pun menjadi saksi kegigihan para siswa MTsN 1 Banjarnegara yang berhasil membawa pulang dua piala juara 3 sekaligus untuk kategori putra dan putri. Sebuah prestasi yang tentu akan menjadi catatan indah dalam perjalanan sejarah olahraga Madtsansa. (Fy/La)







