PAIF & KKN TAMBARA Gaspol Cegah Nikah Dini di Hadapan 300 Siswa SMAN 1 Purwanegara

Banjarnegara (Humas) – Aula indoor SMAN 1 Purwanegara mendadak penuh energi positif ketika 300 siswa mengikuti kegiatan edukasi bertema “Cegah Nikah Anak/Dini”, hasil kolaborasi Mahasiswa KKN STIE Taman Siswa Banjarnegara (TAMBARA) bersama Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara sebagai narasumber utama. (9/12/2025)

Program ini menjadi salah satu agenda unggulan KKN TAMBARA yang fokus pada peningkatan kesadaran remaja tentang pentingnya merencanakan masa depan. Menghadapi era digital yang serba cepat, PAIF KUA Purwanegara Anugrah Windu S, memberikan pemahaman dengan gaya komunikatif, ringan, dan mudah dicerna—membuat para siswa betah mengikuti sesi hingga selesai.

Dalam penyampaiannya, narasumber menegaskan bahwa nikah dini bukan solusi, justru berisiko pada pendidikan, kesehatan, hingga masa depan karier remaja. Para siswa diajak melihat bahwa menjadi Generasi Keren berarti mampu fokus belajar, membangun karakter, dan menyiapkan masa depan matang, bukan tergesa-gesa melangkah ke jenjang pernikahan.

Mahasiswa KKN STIE TAMBARA turut memberikan dinamika interaktif yang membuat suasana semakin seru. Beberapa games edukatif dan tanya jawab membuat topik yang sensitif ini terasa lebih dekat dan mudah dipahami oleh remaja.

Kepala SMAN 1 Purwanegara mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan program sekolah dalam membangun siswa yang cerdas, berdaya, dan siap menghadapi tantangan zaman. Kolaborasi antara kampus, KUA, dan sekolah diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat edukasi kesehatan mental, reproduksi, dan perencanaan kehidupan bagi remaja.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk meneruskan gerakan “Stop Nikah Dini – Wujudkan Generasi Emas” serta pengucapan janji para siswa untuk menjaga kesehatan diri, berperilaku sopan dan berakhlak baik, belajar dengan sungguh-sungguh, lanjut studi, tidak nikah dini.

(aws/ azd)

Skip to content