Penampilan Siswa – Siswi Berbakat Warnai Kegiatan Keagamaan di MI Al Fatah Parakancanggah, Banjarnegara (MIFABARA)

Banjarnegara – Kegiatan keagamaan yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Al Fatah Banjarnegara (MIFABARA) tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga terasa hangat dan penuh kesan. Di sela rangkaian kegiatan, MIFABARA menghadirkan penampilan siswa-siswi berbakat yang berhasil menghibur sekaligus menyentuh hati seluruh peserta yang hadir.(17/1)

Suasana khusyuk sudah terasa sejak awal kegiatan saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan oleh Abyas, salah satu siswa MIFABARA yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz. Dengan suara yang jernih, tartil, dan penuh penghayatan, Abyas melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan begitu merdu. Suasana mendadak hening, seluruh peserta terdiam menyimak setiap lantunan ayat yang dibacakan. Banyak guru dan siswa mengaku merinding serta tersentuh oleh keindahan bacaan yang menggema di lokasi kegiatan.

Pembacaan Al-Qur’an tersebut menjadi pembuka yang menghadirkan ketenangan dan nuansa spiritual yang mendalam. Penampilan Abyas juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan terus semangat dalam menghafal serta mempelajarinya.

Setelah lantunan ayat suci Al-Qur’an, suasana kegiatan berubah menjadi lebih semarak dengan penampilan suara emas dari Asky, Syena, dan Najma. Ketiganya tampil percaya diri bersama tim rebana MIFABARA. Iringan rebana yang harmonis berpadu dengan vokal merdu para siswa menciptakan penampilan yang memukau dan menghibur.

Berbagai lagu religi dilantunkan dengan penuh penghayatan, menghadirkan pesan-pesan kebaikan dan keteladanan. Tidak hanya itu, mereka juga membawakan lagu-lagu kebangsaan yang mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan siswa. Lagu-lagu tersebut disambut antusias oleh peserta kegiatan, bahkan beberapa siswa tampak ikut bernyanyi mengikuti irama.

Salah satu guru MIFABARA mengungkapkan bahwa penampilan ini merupakan hasil pembinaan dan latihan yang dilakukan secara rutin. “Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan bakatnya, baik di bidang seni maupun keagamaan, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berkarakter,” ujarnya.

Melalui penampilan seni religi dan kebangsaan ini, MIFABARA berharap bakat dan potensi siswa dapat terus berkembang secara positif. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter, kecintaan terhadap agama, serta semangat kebangsaan sejak usia dini.(nas)

Skip to content