Pengawas Madrasah dan Kepala MI ikuti kegiatan Road Show Bupati Banjarnegara

Banjarnegara – Rabu, (30/7) Bupati Banjarnegara Amalia Desiana beserta jajaran forkompinda dan dinas terkait lakukan kegiatan road show Bupati Banjarnegara di kecamatan Punggelan, Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda dan perangkat daerah serta Kepala Desa , ketua BPD dan ketua KMP se kecamatan Punggelan  tersebut, Bupati menekankan pentingnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat kecil, khususnya di wilayah Kecamatan Punggelan yang terdiri dari tujuh belas desa.

Acara dibuka oleh Camat Punggelan Moh. Julianto yang menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya perhatian terhadap infrastruktur yang ada di kecamatan punggelan terutama akses jalan dan jembatan yang menghubungkan anatara kecamatan punggelan dan wanadadi yang terletak antara Desa Sawangan dan Kasilib,”Jembatan itu merupakan salah satu akses lalu lintas yang menghubungkan anatar kecamatan punggelan dan wanadadi lewat desa sawangan dan kasilib, ini sering terjadi kemacetan lebih-lebih saat jam padat” ujarnya

Hadir juga dalam kegiatan tersebut dari unsur pengawas Madrasah dan juga kepala madrasah antara lain Anwar Masruro, Ahmad Mulyanto yang mewakili dari unsur Kementerian Agama dalam hal ini selaku pengawas Madrasah Kecamatan Punggelan dari unsur Kepala Madrasah Mokh. Basuki adalah Kepala MI Cokroaminoto 02 Bondolharjo, Budihardjo Kepala MI GUPPI 02 Suwuk juga ikut menerima undangan dan menghadiri acara tersebut.

“Ini adalah salah satu cara untuk menyerap dan melihat mendengar secara langsung apa saja yang terjadi di Tingkat Masyarakat bawah, jadi acara ini sangat bermanfaat untuk Masyarakat secara umum, termasuk kami yang berada di madrasah, adalah bagian dari Masyarakat banjarnegara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama” ujar Mulyanto

Materi yang disampaikan oleh bupati banjarnegara juga terkait dengan kondisi infrastruktur di Banjarnegara secara umum dan khususnya di kecamatan punggelan, “Memang betul akses jalan dan jembatan adalah unsur penting yang harus di perhatikan, karena bukan hanya untuk akses ekonomi, tapi penting juga untuk jalur Pendidikan, baik formal maupun non formal “ Ucap Amalia Desiana yang langsung disambut tepuk tangan meriah oleh para undangan.

Acara dilanjutkan dengan pemateri lain yaitu dari kejaksaan negri banjarnegara, dalam paparanya kejaksaaan mengajak kepada seluruh komponen Masyarakat Banjarnegara khususnya kecamatan punggelan supaya mengedepankan usaha preventif atau penxegahan terhadap tindak pidana korupsi, ia juga menyinggung pembelajaran sejak dini untuk pencegahan korupsi adalah dari keluarga dan lingkungan Pendidikan diantaranya di lembaga pendidikan formal maupun non formal, sehingga peran pendidik atau guru sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan Pendidikan sejak dini.

Selain materi tentang pencegahan tindak pidana korupsi, acara juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab oleh para nara sumber dan peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dan berakhir dengan ramah tamah serta makan bersama. (mb)

Skip to content