Penyuluh Agama Islam Bangkitkan Semangat Majelis Taklim Sawangan Desa Pagentan Lewat Pengajian Inspiratif

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya menguatkan semangat spiritual dan mempererat ukhuwah antaranggota majelis taklim, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, hadir mengisi pengajian rutin Majelis Taklim di Dukuh Sawangan, Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis (23/10/2025) siang.

Kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu anggota majelis taklim dan diikuti oleh lebih dari 40 ibu-ibu jamaah. Dengan tema “Menghidupkan Hati Melalui Iman dan Ilmu”, Alfiana menyampaikan pentingnya menjaga semangat beribadah, menuntut ilmu, serta mempererat silaturahmi dalam bingkai keimanan dan keteladanan Rasulullah saw.

Dalam penyampaiannya, Alfiana mengajak para jamaah untuk terus menghidupkan majelis taklim sebagai pusat kekuatan perempuan dalam membangun keluarga yang sakinah dan masyarakat yang berakhlak.  

“Majelis taklim bukan hanya tempat mendengarkan ceramah, tapi tempat menyuburkan iman, mempererat ukhuwah, dan menyemai keteladanan,” ujarnya penuh semangat.

Antusiasme jamaah sangat terasa, terbukti dari keaktifan para ibu dalam menyimak dan merespons materi. Ketua Majelis Taklim, Ibu Salamah, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan mereka.  

“Bu Alfiana menyampaikan dengan bahasa yang ringan tapi mengena. Kami jadi semangat lagi untuk aktif belajar agama,” tuturnya.  

“Kegiatan seperti ini benar-benar kami butuhkan, apalagi bagi kami ibu-ibu yang kadang lupa menyempatkan waktu untuk mengisi hati dengan ilmu,” tambahnya.

Pengajian ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan harapan agar kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus berjalan secara rutin. Suasana kekeluargaan dan nilai-nilai spiritual yang ditanamkan dalam kegiatan ini menjadi penguat bagi para ibu untuk terus berbenah, baik sebagai pribadi, istri, maupun ibu bagi anak-anaknya.

Dengan kegiatan seperti ini, semangat dakwah dan pembinaan masyarakat akar rumput terus tumbuh dan menjadi pondasi kuat bagi terbentuknya keluarga serta masyarakat yang sakinah dan religius.

(an/ azd)

Skip to content