Penyuluh Agama Islam KUA Madukara Gelorakan Semangat Iman dan Ikhtiar di Puskesmas Madukara 1

Banjarnegara (Humas) – Pada hari Jum’at (19/9/), Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Madukara kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) bagi pasien rawat inap di Puskesmas Madukara 1. Program yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini bertujuan memberikan pendampingan spiritual serta motivasi kepada pasien agar tetap tegar menghadapi ujian sakit.

Kegiatan Bimrohis kali ini dipandu langsung oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Madukara, yakni Wiwin Koningah, Dwi Prayogo Adi, Siti Absoh, dan Fathu Rohmah. Dengan penuh semangat, mereka menghadirkan suasana hangat di ruang perawatan melalui tausiyah, doa bersama, dan sesi motivasi. Materi yang diangkat adalah “Sakit Sebagai Ujian dan Jalan Penghapus Dosa”, mengingatkan pasien bahwa cobaan kesehatan tidak lain adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Sakit jangan dipandang sebagai penderitaan semata, melainkan juga sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas iman dan kesabaran. Dengan bersyukur dan ikhlas, insyaAllah Allah akan memberikan jalan kesembuhan yang terbaik,” tutur Penyuluh Agama Islam Wiwin Koningah dalam tausiyahnya.

Selain tausiyah, kegiatan juga diperkaya dengan doa bersama dan dialog rohani yang menyentuh hati. Kehadiran para penyuluh membuat pasien merasa lebih diperhatikan, tidak hanya secara medis tetapi juga secara spiritual.

“Kami merasa tenang setelah mendapatkan bimbingan ini. Semangat jadi bertambah, apalagi ada doa bersama yang membuat hati lebih kuat,” ungkap salah seorang pasien dengan penuh haru.

Kepala Puskesmas Madukara 1 menyampaikan apresiasi atas keberlangsungan program Bimrohis yang konsisten digelar. Menurutnya, kesehatan sejati tidak hanya terletak pada jasmani, melainkan juga rohani yang kuat dan tenang. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus mempererat kolaborasi antara tenaga medis dan penyuluh agama.

Dengan adanya Bimrohis oleh para penyuluh Wiwin Koningah, Dwi Prayogo Adi, Siti Absoh, dan Fathu Rohmah, pasien di Puskesmas Madukara 1 bukan hanya memperoleh perawatan medis, melainkan juga siraman rohani yang menguatkan iman, memperkokoh semangat, serta menumbuhkan keyakinan akan kesembuhan yang hakiki. (wk, azd)

Skip to content